
(SeaPRwire) – LONDON, 27 Maret 2026 — Sebuah laporan baru dari platform kepemilikan bersama MYNE, Holiday Home Ownership: A Changing Landscape, mengungkapkan bahwa cara warga Inggris bepergian sedang berubah dengan munculnya ‘ekonomi kembali’, karena mayoritas (61%) tertarik untuk beralih dari perjalanan sekali jalan ke destinasi yang dapat mereka kunjungi kembali yang memberikan rasa memiliki di luar kehidupan sehari-hari.
Laporan tersebut menemukan bahwa warga Inggris kembali ke destinasi yang sama karena kenyamanan (37%), koneksi dengan komunitas lokal (37%), dan ikatan emosional (36%). Temuan ini menunjukkan bahwa para pelancong memprioritaskan koneksi yang lebih dalam dengan tempat-tempat daripada sekadar mencentang simbol status. Pergeseran ini tercermin dalam pilihan akomodasi, dengan lebih dari separuh (55%) memilih masa inap yang lebih lama dan kunjungan berulang, dan 47% mengatakan gagasan memiliki basis reguler di luar negeri menarik.
Warga Inggris juga semakin sadar bagaimana pilihan liburan mereka memengaruhi destinasi. 35% khawatir tentang properti yang kosong sepanjang tahun dan 33% khawatir bahwa akomodasi pariwisata mengurangi ketersediaan perumahan bagi penduduk lokal.
Karena lebih dari separuh (57%) percaya bahwa pariwisata harus memiliki dampak positif pada destinasi, kekhawatiran ini memengaruhi perilaku. Ini mencerminkan pergeseran yang lebih luas dalam sikap terhadap perjalanan dan kepemilikan properti di luar negeri. Lebih dari separuh (57%) menganggap model penggunaan aktif sepanjang tahun menarik, yang dirancang untuk memaksimalkan hunian daripada memusatkan penggunaan dalam satu musim, dan hampir seperempat (22%) menganggap destinasi lebih menarik ketika ada kesempatan untuk berkontribusi pada ekonomi lokal di bulan-bulan yang lebih sepi.
Dua pertiga responden (66%) paling tertarik dengan rumah liburan yang sepenuhnya dilayani, sementara proporsi yang sama mengatakan pengalaman bebas repot tanpa perawatan atau stres administratif adalah penting. Akibatnya, para pelancong sedang menjajaki model kepemilikan alternatif yang menawarkan akses tanpa kerumitan kepemilikan penuh.
Nikolaus Thomale, Pendiri MYNE, mengatakan: “Orang-orang masih bermimpi memiliki rumah di luar negeri yang bisa mereka kunjungi kembali, tetapi cara mereka ingin memiliki dan menggunakannya sedang berubah. Para pelancong menginginkan tempat di mana mereka dapat membangun kenangan abadi, merasa menjadi bagian dari komunitas lokal, dan kembali tahun demi tahun, sambil menjaga perjalanan tetap fleksibel dan bebas repot, itulah sebabnya model seperti kepemilikan bersama dan perusahaan seperti MYNE semakin diminati.”
MYNE menawarkan rumah liburan premium di seluruh Eropa dengan berbagai fasilitas mewah. Untuk informasi lebih lanjut tentang rumah kepemilikan bersama MYNE kunjungi https://www.myne-homes.com/.
Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.
Sektor: Top Story, Daily News
SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.