
Wuhan, Hubei 13 Mei 2025 – Pada 8 Mei 2025, kelompok pertama yang terdiri dari 10 peserta pelatihan manajemen dari universitas-universitas terkemuka Indonesia berangkat dari Jakarta menuju Wuhan, China, memulai perjalanan pembelajaran dan bekerja selama enam bulan. Para mahasiswa ini, yang dipilih dari universitas-universitas teknik terkemuka di Indonesia, termasuk Institut Teknologi Bandung dan Universitas Diponegoro, diseleksi melalui program pelatihan bakat “Chinese + Skills”, yang diluncurkan bersama oleh Go Study Global Education (Go Study) dan PT. CCEPC Indonesia. Mereka adalah kandidat-kandidat unggulan yang lolos melalui beberapa putaran wawancara perusahaan.
Sejak tahun 2023, Go Study dan CCEPC telah bersama-sama mempromosikan kerja sama sekolah-perusahaan lokal di Indonesia. Proyek ini dipamerkan sebagai inisiatif unggulan di Business Matching 2024: Indonesia-Education China-Industry Talk dan juga diakui sebagai proyek unggulan di bawah Go Internship Program. Selama tiga tahun terakhir, lebih dari 350 kandidat dari institusi-institusi Indonesia diwawancarai, merekrut 71 talenta terampil lokal, yang secara efektif mendukung perusahaan dalam membangun sistem talenta yang terlokalisasi. Saat ini, kemitraan telah terjalin dengan 15 universitas utama Indonesia, termasuk 10 institusi teratas seperti Institut Teknologi Bandung, Universitas Diponegoro, dan Universitas Binus.
Program kunjungan ke China ini menandai peningkatan strategis dalam kolaborasi mereka. Setelah enam bulan persiapan, 22 orang terpilih dari lebih dari seratus pelamar, dengan 12 perwakilan dipilih untuk pelatihan lebih lanjut di kantor pusat China – sebuah langkah penting menuju pengembangan talenta yang terinternasionalisasi.
Untuk memastikan para siswa beradaptasi dengan lancar dengan kehidupan dan belajar di China, Go Study membantu dalam seluruh proses persiapan, termasuk berinteraksi dengan universitas, pemilihan siswa, pelatihan bahasa, pengaturan visa dan jadwal, dan berkolaborasi dengan perguruan tinggi kejuruan China untuk menawarkan kursus bahasa dan budaya China secara daring.
Pada malam tanggal 8 Mei, 10 peserta pelatihan Indonesia tiba dengan lancar di Wuhan. Bapak Yu Qi, General Manager Go Study, bersama dengan perwakilan dari CCEPC dan institusi-institusi China, menyambut mereka di Bandara Internasional Wuhan Tianhe. Keesokan harinya, upacara pembukaan diadakan di universitas mitra. Para perwakilan dari universitas menyatakan bahwa kedatangan para peserta pelatihan ini tidak hanya menandai pencapaian yang signifikan dalam upaya internasionalisasinya tetapi juga mewakili tonggak penting dalam kolaborasi mendalam Sino-Indonesia di sektor perlindungan lingkungan dan energi, serta pengembangan bakat bersama.
Alvy dari Institut Teknologi Bandung menyampaikan pidato sebagai perwakilan siswa. Berasal dari desa terpencil di Indonesia, ini adalah perjalanan pertamanya ke luar negeri. Selama magangnya di Weda Bay Industrial Park, dia memperoleh pengetahuan mendalam tentang sistem energi. Di China, dia akan secara sistematis mempelajari teknologi energi di kantor pusat, bercita-cita untuk berkontribusi pada perbaikan lingkungan di Indonesia.
Seiring perusahaan-perusahaan China berekspansi ke luar negeri, permintaan akan talenta lokal terus meningkat. Dengan membangun model kolaborasi yang saling menguntungkan antara pemerintah, perusahaan, universitas, dan siswa, Go Study tidak hanya memenuhi kebutuhan talenta perusahaan tetapi juga membuka pintu bagi pemuda Asia Tenggara untuk mengakses peluang yang lebih luas.
Go Study sangat yakin bahwa “pendidikan adalah jalan terbaik untuk globalisasi.” Sejak menanggapi inisiatif “Going Global with Enterprises” dari Kementerian Pendidikan pada tahun 2022, Go Study telah memanfaatkan sumber daya pendidikan luar negerinya untuk menyediakan solusi terpadu bagi perusahaan-perusahaan China yang menggabungkan kolaborasi sekolah-perusahaan dan perekrutan talenta lokal. Layanan mencakup industri seperti konstruksi, transportasi, energi, elektronik, e-commerce, dan logistik, membantu lebih dari 50 perusahaan China dalam membangun sistem talenta lokal di Asia Tenggara.
Pada April 2024, di bawah kerangka kebijakan pendidikan “Merdeka Belajar” yang dipromosikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia, Go Study menanggapi inisiatif “Kampus Merdeka” – sebuah program yang mendorong mahasiswa untuk memperoleh pengalaman praktis melalui magang mendalam dan mempersiapkan karier masa depan mereka – dengan secara resmi meluncurkan Go Internship program. Inisiatif ini pertama kali diungkapkan pada Business Matching 2024: Indonesia-Education China-Industry Talk. Hanya dalam waktu enam bulan, Go Study menyelenggarakan 19 acara di kampus, melibatkan lebih dari 1.500 siswa, menawarkan lebih dari 500 posisi magang, dan menempatkan lebih dari 200 peserta magang yang cocok secara profesional dengan perusahaan-perusahaan luar negeri di setiap sesi.
Dengan menjembatani China dan Asia Tenggara melalui pendidikan, inisiatif “Chinese+Skills” memberdayakan pemuda untuk zaman ini. Seiring semakin banyak individu muda seperti Alvy berjuang menuju masa depan mereka, kita menyaksikan kolaborasi lintas batas dan potensi transformatif yang terungkap.


Media Contact
Guangxi XUEERSHIXING Commerce&Exhibition Co.,Ltd.
Source :Guangxi XUEERSHIXING Commerce&Exhibition Co.,Ltd.
Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.
Sektor: Top Story, Daily News
SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.
