
(SeaPRwire) – Para penyidik Argentina menyoroti titik asal kemungkinan virus hantavirus dalam wabah mematikan di kapal pesiar
Sekelompok burung melihat tur di wilayah yang belum pernah mencatat kasus virus hantavirus kini berada di pusat penyelidikan mendesak, saat pejabat Argentina menyelidiki apakah sepasang suami istri Belanda secara tidak sengaja membawa virus mematikan tersebut ke atas kapal pesiar setelah berhenti di tempat pembuangan akhir.
Hipotesis utama Argentina adalah sepasang suami istri Belanda mungkin telah terpapar tikus saat mengunjungi tempat pembuangan akhir selama tur di kota Ushuaia, tertular virus sebelum naik kapal pesiar, kedua pejabat Argentina yang menyelidiki asal-usul wabah tersebut mengatakan kepada Associated Press pada Rabu.
Virus hantavirus biasanya menyebar dengan menghirup kotoran tikus yang terkontaminasi. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan transfer dari manusia ke manusia jarang terjadi, namun mungkin.
Pihak berwenang sebelumnya mengatakan Ushuaia dan provinsi Tierra del Fuego di sekitarnya belum pernah mencatat kasus virus hantavirus.
Kapal MV Hondius bendera Belanda berada di pusat wabah yang telah membunuh tiga penumpang dan menulari beberapa orang lainnya. Pemindaian kontak sedang berlangsung di Eropa dan Afrika untuk melacak penyebaran kemungkinan di antara penumpang yang telah kemudian turun.
Uji di Swiss, Afrika Selatan, dan Senegal telah mengonfirmasi bahwa ini adalah strain Andes, menurut pihak berwenang. WHO mengatakan varian ini ditemukan terutama di Argentina dan Chili dan dapat menyebar melalui kontak dekat, meskipun langka.
Pihak berwenang Swiss mengatakan seorang pria yang kembali dari kapal pesiar mencari perawatan setelah mengembangkan gejala dan langsung diisolasi. Mereka mengatakan ia positif terinfeksi strain Andes.
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan Rabu bahwa tiga kasus dicurigai dievakuasi dari kapal dan sedang dibawa ke Belanda untuk perawatan.
“Pada tahap ini, risiko kesehatan masyarakat secara keseluruhan tetap rendah,” ujar Tedros.
Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.
Sektor: Top Story, Daily News
SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.
