Negara NATO Laporkan Drone di Atas Pangkalan Militer Terbesar Setelah Serangan Bandara, Pertimbangkan Respons Informasi

Negara NATO Laporkan Drone di Atas Pangkalan Militer Terbesar Setelah Serangan Bandara, Pertimbangkan Respons

(SeaPRwire) - Denmark pada hari Sabtu melaporkan lebih banyak penampakan drone misterius — kali ini di atas instalasi militer, termasuk pangkalan militer terbesarnya — setelah gangguan di bandara menyebabkan penerbangan dihentikan minggu ini. Negara itu masih mempertimbangkan bagaimana menanggapi.Angkatan Bersenjata Denmark melaporkan bahwa lebih banyak drone diamati semalam, . "Pertahanan Denmark dapat mengonfirmasi bahwa drone diamati di beberapa lokasi Pertahanan Denmark tadi malam. Beberapa kemampuan dikerahkan," kata seorang juru bicara kepada media tersebut.Polisi mengatakan drone terlihat dekat pangkalan udara Karup di Denmark barat, Reuters melaporkan, mengutip Ritzau News agency.Selain penampakan di Denmark, Norwegia juga dilaporkan mengalami insiden dengan drone. Polisi Norwegia dilaporkan menyelidiki kemungkinan dekat pangkalan angkatan udara di Norwegia tengah, Reuters melaporkan, menambahkan bahwa pangkalan itu menampung jet tempur F-35 negara itu."Para penjaga di pangkalan membuat beberapa pengamatan di luar perimeter pangkalan pada Sabtu pagi," kata seorang juru bicara markas besar gabungan Angkatan Bersenjata Norwegia kepada Reuters. hari Sabtu ini datang hanya beberapa hari setelah Bandara Aalborg negara itu, yang digunakan oleh militer Denmark, ditutup karena penampakan drone. Otoritas Denmark mengatakan insiden drone itu adalah "serangan hibrida" yang berasal dari "aktor profesional", . Media tersebut mengatakan pihak berwenang menjelaskan bahwa drone diluncurkan secara lokal dan tidak berasal dari Rusia.RUSIA BERGESER DARI PEMBICARAAN KE TINDAKAN, MENARGETKAN TANAH AIR NATO DI TENGAH KETAKUTAN AKAN PERANG GLOBALPada hari Senin, insiden drone serupa memengaruhi Bandara Kopenhagen. Tidak seperti insiden di Aalborg, beberapa pihak menduga Rusia bisa menjadi pelakunya di balik serangan itu.Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen mengatakan itu adalah "serangan paling serius terhadap infrastruktur penting Denmark hingga saat ini," menurut laporan. Dia menambahkan bahwa negara itu "tidak mengesampingkan pilihan apa pun terkait siapa di baliknya", .Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte mengatakan pada hari Jumat bahwa dia berbicara dengan Frederiksen tentang drone dan bahwa aliansi tersebut menanggapi insiden tersebut "dengan sangat serius". "Sekutu NATO dan Denmark bekerja sama tentang bagaimana kita dapat memastikan keselamatan dan keamanan infrastruktur kritis kita," kata Rutte dalam sebuah postingan di X.Sementara beberapa pihak percaya negara itu sedang mempertimbangkan untuk memicu Pasal 4 NATO untuk mengumpulkan negara-negara sekutu terkait insiden drone, Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen mengatakan negara itu "tidak punya alasan untuk melakukannya", . Rasmussen mengatakan bahwa setelah Pasal 4 baru-baru ini dipicu karena gangguan udara di Polandia dan Estonia, Denmark tidak merasa perlu melakukan hal yang sama, Reuters melaporkan.Meskipun tidak memicu respons NATO maupun menembak jatuh drone, Denmark masih mempertimbangkan kemungkinan respons terhadap penampakan tersebut.Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut. Sektor: Top Story, Daily News SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.
More
Nvidia vs. AMD: Saham AI Terbaik untuk Dibeli? Berita

Nvidia vs. AMD: Saham AI Terbaik untuk Dibeli?

(SeaPRwire) - Kecerdasan buatan terus mengubah industri, dan perusahaan seperti Nvidia dan AMD berada di garis depan evolusi ini. Seiring meningkatnya permintaan akan solusi berbasis AI, investor tertarik untuk menentukan mana di antara raksasa teknologi ini yang menawarkan peluang investasi yang lebih baik. Nvidia (NASDAQ:NVDA) telah lama menjadi pemimpin dalam unit pemrosesan grafis (GPU), yang sangat penting untuk komputasi AI. Dominasinya di pasar AI semakin diperkuat oleh ekosistem perangkat lunaknya yang ekstensif, yang mendukung berbagai aplikasi AI. Laporan pendapatan terbaru perusahaan menyoroti lonjakan pendapatan, sebagian besar didorong oleh segmen AI dan pusat datanya. AMD (NASDAQ:AMD), di sisi lain, juga telah membuat langkah signifikan di ruang AI. Dikenal karena keunggulan kompetitifnya di pasar CPU dan GPU, akuisisi dan kemitraan terbaru AMD telah memperkuat kehadirannya di sektor AI. Fokus perusahaan dalam memberikan solusi komputasi kinerja tinggi telah diterima dengan baik oleh perusahaan yang ingin memanfaatkan teknologi AI. Saat membandingkan kedua perusahaan ini, beberapa faktor perlu dipertimbangkan. Pertama, ekosistem perangkat lunak yang kuat dan kemitraan strategis Nvidia memberinya keuntungan yang signifikan. Platform CUDA-nya banyak digunakan, menjadikannya pilihan yang disukai pengembang dan peneliti. Selain itu, upaya Nvidia ke sektor otomotif dan robotika membuka aliran pendapatan baru, meningkatkan prospek pertumbuhannya. Sebaliknya, strategi penetapan harga yang kompetitif dan peluncuran produk inovatif AMD telah membantunya merebut pangsa pasar dari Nvidia. Peluncuran chip khusus AI perusahaan baru-baru ini menunjukkan komitmennya untuk tetap kompetitif dalam persaingan AI. Lebih lanjut, kolaborasi AMD dengan penyedia layanan cloud utama meningkatkan visibilitas dan kredibilitasnya di domain AI. Dari perspektif investasi, kinerja keuangan yang kuat dan kepemimpinan pasar Nvidia menjadikannya pilihan menarik bagi mereka yang mencari stabilitas dan pertumbuhan. Namun, inovasi agresif dan posisi strategis AMD menawarkan potensi pengembalian yang lebih tinggi, meskipun dengan profil risiko yang lebih tinggi. Pada akhirnya, keputusan antara Nvidia dan AMD akan bergantung pada toleransi risiko dan tujuan investasi investor. Sementara Nvidia menawarkan investasi yang lebih mapan dan aman, AMD memberikan peluang untuk pertumbuhan yang signifikan, didorong oleh strategi inovatif dan upaya ekspansi pasarnya. Seiring AI terus membentuk masa depan, baik Nvidia maupun AMD menyajikan kasus yang menarik untuk investasi. Investor harus secara cermat mempertimbangkan kekuatan dan kelemahan masing-masing perusahaan untuk membuat keputusan yang tepat yang selaras dengan tujuan keuangan mereka. Catatan Kaki: Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut. Sektor: Top Story, Daily News SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya. Laporan pendapatan terbaru Nvidia menyoroti lonjakan pendapatan, sebagian besar didorong oleh segmen AI dan pusat datanya. . Strategi penetapan harga yang kompetitif dan peluncuran produk inovatif AMD telah membantunya merebut pangsa pasar dari Nvidia. .
More
Apakah Saham SoundHound AI Investasi yang Baik? Berita

Apakah Saham SoundHound AI Investasi yang Baik?

(SeaPRwire) - SoundHound AI, pemain terkemuka di industri teknologi pengenalan suara, telah menarik perhatian dengan solusi inovatifnya. Perusahaan ini, yang dikenal karena integrasi AI suara yang mulus ke dalam berbagai aplikasi, telah menarik perhatian investor dan penggemar teknologi. Saat kita menyelami potensi SoundHound AI sebagai investasi, penting untuk memahami faktor-faktor yang dapat memengaruhi kinerja sahamnya. SoundHound AI telah memantapkan dirinya sebagai pemimpin di bidang ini dengan menawarkan solusi AI suara canggih yang melayani berbagai industri, termasuk otomotif, kesehatan, dan elektronik konsumen. Teknologi proprietary perusahaan memungkinkan perangkat untuk memahami dan menanggapi perintah suara manusia dengan akurasi dan kecepatan tinggi. Kemampuan ini telah menempatkan SoundHound AI sebagai mitra pilihan bagi perusahaan yang ingin meningkatkan pengalaman pengguna mereka melalui interaksi suara. Salah satu pendorong utama pertumbuhan SoundHound AI adalah meningkatnya adopsi perangkat yang diaktifkan suara secara global. Seiring dengan semakin banyak konsumen dan bisnis yang merangkul teknologi suara, permintaan akan solusi canggih seperti yang ditawarkan oleh SoundHound AI diperkirakan akan meningkat. Tren ini didukung oleh popularitas speaker pintar, asisten virtual, dan perangkat terhubung yang terus meningkat, yang semuanya mengandalkan AI suara untuk berfungsi secara efektif. Dari perspektif keuangan, SoundHound AI telah menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang kuat, didorong oleh basis pelanggan yang berkembang dan kemitraan strategis. Kemampuan perusahaan untuk mengamankan kesepakatan dengan pemain besar di berbagai sektor telah menjadi kunci keberhasilan finansialnya. Investor yang melihat saham SoundHound AI kemungkinan akan menganggap kemitraan ini sebagai indikator positif penetrasi pasar perusahaan dan prospek masa depan. Namun, penting untuk mengakui lanskap kompetitif tempat SoundHound AI beroperasi. Pasar teknologi pengenalan suara sangat kompetitif, dengan raksasa teknologi besar seperti Amazon, Google, dan Apple berinvestasi besar-besaran dalam kemampuan AI suara mereka. Persaingan ketat ini menimbulkan tantangan bagi SoundHound AI, karena perlu terus berinovasi dan membedakan penawarannya untuk mempertahankan keunggulan kompetitifnya. Faktor lain yang perlu dipertimbangkan adalah lingkungan regulasi seputar privasi dan keamanan data. Karena teknologi AI suara melibatkan pengumpulan dan pemrosesan sejumlah besar data, perusahaan seperti SoundHound AI harus menavigasi peraturan yang kompleks untuk memastikan kepatuhan. Setiap kesalahan di bidang ini dapat mengakibatkan kerusakan reputasi dan denda finansial, yang akan berdampak negatif pada kinerja saham perusahaan. Kesimpulannya, SoundHound AI menyajikan peluang investasi yang menarik bagi mereka yang tertarik pada sektor teknologi pengenalan suara yang sedang berkembang. Solusi inovatif dan kemitraan strategis perusahaan menempatkannya dengan baik untuk pertumbuhan di masa depan. Namun, investor harus tetap memperhatikan tekanan kompetitif dan tantangan regulasi yang dapat memengaruhi lintasannya. Mereka yang bersedia mengambil risiko ini mungkin menemukan saham SoundHound AI sebagai tambahan yang berharga untuk portofolio investasi mereka. Seperti halnya keputusan investasi lainnya, penting untuk melakukan penelitian menyeluruh dan mempertimbangkan toleransi risiko seseorang sebelum berinvestasi dalam saham SoundHound AI. Catatan Kaki: Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut. Sektor: Top Story, Daily News SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya. SoundHound AI adalah pemimpin dalam industri teknologi pengenalan suara, menawarkan solusi untuk berbagai sektor.
More
Evergreen Profits Invests in Academic Labs Following $AAX Listing on Biconomy, Advancing a Universal Knowledge Layer for Decentralized AI Learning ACN Newswire

Evergreen Profits Invests in Academic Labs Following $AAX Listing on Biconomy, Advancing a Universal Knowledge Layer for Decentralized AI Learning

SINGAPORE, Sept 27, 2025 - (ACN Newswire via SeaPRwire.com) - Academic Labs, the team building the first Universal Database of Knowledge for decentralized autonomous learning, has secured a strategic investment from Evergreen Profits.The announcement follows the recent listing of Academic Labs’ native token, $AAX, on Biconomy—an inflection point that broadens liquidity and participation while aligning incentives across developers, contributors, and institutional partners.What is Academic Labs?Academic Labs is architecting a transparent, interoperable knowledge layer where AI agents can autonomously learn, verify, and teach skills.By combining gamified learning, DAO-based governance, and data interoperability, the project aims to create a consensus-driven intelligence substrate that is open, verifiable, and portable across ecosystems.Since launching its MVP in January 2024, Academic Labs has seen rapid adoption—200,000 videos and challenges completed in the first month—alongside notable community and institutional engagement through hackathons and courses at QS Top 50 universities. Its Project Education initiative now supports over 20 ecosystems and reaches more than two million people worldwide.On the market front, the project recorded over $6M in first-day trading volume on Gate and completed BGA’s light incubation program under Bybit.Strategic Timing: Post-$AAX Biconomy ListingThe timing of Evergreen Profits’ investment is strategically significant. With $AAX newly listed on Biconomy, Academic Labs gains distribution that can anchor real utility: staking for curation and quality assurance, contributor rewards for challenge creation and validation, and governance participation in how the Universal Knowledge Graph is expanded and audited.Investor Fit and ComplementarityEvergreen Profits’ thesis-driven approach—built on adapting to cyclical market regimes—complements this next phase by emphasizing operational discipline, risk-aware growth, and standards that support long-term composability. Their portfolio experience across AI, data, and Web3 is expected to inform Academic Labs’ interoperability roadmap and agent-facing APIs.The investment will be directed toward three priorities.First, deepening the core protocol: advancing the Universal Knowledge Graph, extending agent APIs, and implementing on-chain verifiable credentials for proof-of-skill.Second, strengthening governance and incentives: refining DAO mechanisms for reputation, staking, and curation to ensure that knowledge ingestion and validation are transparent, auditable, and resistant to manipulation.Third, accelerating ecosystem growth: expanding university partnerships, developer programs, and cross-chain integrations so that content supply, challenge design, and agent training data scale in tandem with quality controls.What distinguishes this partnership is its emphasis on verifiability and portability. In an environment increasingly shaped by agentic AI, the bottleneck is not model capacity but trustworthy, structured knowledge and the signals that govern its use.By coupling $AAX’s broadened liquidity with Evergreen Profits’ cycle-aware capital and operational guidance, Academic Labs aims to turn raw educational content into an on-chain, consensus-curated knowledge asset that AI agents can query, learn from, and contribute back to—while users retain visibility into provenance and incentives.About Academic LabsAcademic Labs is building the 1st Universal Database of Knowledge that empowers decentralized autonomous learning for AI agents that assist users in acquiring skills and knowledge, fostering consensus-based intelligence for all of human society. Through gamification, DAOs, and data interoperability, we offer a limitless, transparent, and personalized channel for sharing and learning various skills.Trade AAX: https://www.biconomy.com/exchange/AAX_USDTSocial LinksX: https://x.com/Acad_LabsTelegram Group: https://t.me/academic_labsLinktree: https://linktr.ee/academic_labsDiscord: https://discord.gg/academic-labsMedia ContactBrand: Academic LabsContact: Media teamWebsite: https://acad.live Copyright 2025 ACN Newswire via SeaPRwire.com. All rights reserved. www.acnnewswire.com
More
Evergreen Profits Invests in Academic Labs Following $AAX Listing on Biconomy, Advancing a Universal Knowledge Layer for Decentralized AI Learning SeaPRwire

Evergreen Profits Invests in Academic Labs Following $AAX Listing on Biconomy, Advancing a Universal Knowledge Layer for Decentralized AI Learning

SINGAPORE – September 27, 2025 – (SeaPRwire) – Academic Labs, the team building the first Universal Database of Knowledge for decentralized autonomous learning, has secured a strategic investment from Evergreen Profits. The announcement follows the recent listing of Academic Labs’ native token, $AAX, on Biconomy—an inflection point that broadens liquidity and participation while aligning incentives across developers, contributors, and institutional partners. What is Academic Labs? Academic Labs is architecting a transparent, interoperable knowledge layer where AI agents can autonomously learn, verify, and teach skills. By combining gamified learning, DAO-based governance, and data interoperability, the project aims to create a consensus-driven intelligence substrate that is open, verifiable, and portable across ecosystems. Since launching its MVP in January 2024, Academic Labs has seen rapid adoption—200,000 videos and challenges completed in the first month—alongside notable community and institutional engagement through hackathons and courses at QS Top 50 universities. Its Project Education initiative now supports over 20 ecosystems and reaches more than two million people worldwide. On the market front, the project recorded over $6M in first-day trading volume on Gate and completed BGA’s light incubation program under Bybit. Strategic Timing: Post-$AAX Biconomy Listing The timing of Evergreen Profits’ investment is strategically significant. With $AAX newly listed on Biconomy, Academic Labs gains distribution that can anchor real utility: staking for curation and quality assurance, contributor rewards for challenge creation and validation, and governance participation in how the Universal Knowledge Graph is expanded and audited. Investor Fit and Complementarity Evergreen Profits’ thesis-driven approach—built on adapting to cyclical market regimes—complements this next phase by emphasizing operational discipline, risk-aware growth, and standards that support long-term composability. Their portfolio experience across AI, data, and Web3 is expected to inform Academic Labs’ interoperability roadmap and agent-facing APIs. The investment will be directed toward three priorities. First, deepening the core protocol: advancing the Universal Knowledge Graph, extending agent APIs, and implementing on-chain verifiable credentials for proof-of-skill. Second, strengthening governance and incentives: refining DAO mechanisms for reputation, staking, and curation to ensure that knowledge ingestion and validation are transparent, auditable, and resistant to manipulation. Third, accelerating ecosystem growth: expanding university partnerships, developer programs, and cross-chain integrations so that content supply, challenge design, and agent training data scale in tandem with quality controls. What distinguishes this partnership is its emphasis on verifiability and portability. In an environment increasingly shaped by agentic AI, the bottleneck is not model capacity but trustworthy, structured knowledge and the signals that govern its use. By coupling $AAX’s broadened liquidity with Evergreen Profits’ cycle-aware capital and operational guidance, Academic Labs aims to turn raw educational content into an on-chain, consensus-curated knowledge asset that AI agents can query, learn from, and contribute back to—while users retain visibility into provenance and incentives. About Academic Labs Academic Labs is building the 1st Universal Database of Knowledge that empowers decentralized autonomous learning for AI agents that assist users in acquiring skills and knowledge, fostering consensus-based intelligence for all of human society. Through gamification, DAOs, and data interoperability, we offer a limitless, transparent, and personalized channel for sharing and learning various skills. Trade AAX: https://www.biconomy.com/exchange/AAX_USDT Social Links X: https://x.com/Acad_Labs Telegram Group: https://t.me/academic_labs Linktree: https://linktr.ee/academic_labs Discord: https://discord.gg/academic-labs Media Contact Brand: Academic Labs Contact: Media team Email: admin@acad.live Website: https://acad.live
More
Dewan Keamanan PBB menolak resolusi Tiongkok-Rusia yang memperpanjang keringanan sanksi nuklir Iran sebelum tenggat waktu Informasi

Dewan Keamanan PBB menolak resolusi Tiongkok-Rusia yang memperpanjang keringanan sanksi nuklir Iran sebelum tenggat waktu

(SeaPRwire) - Perserikatan Bangsa-Bangsa pada hari Jumat gagal mengadopsi resolusi yang diajukan oleh Tiongkok dan Rusia yang seharusnya memperpanjang keringanan sanksi untuk selama enam bulan lagi di bawah kesepakatan nuklir.Pemungutan suara adalah 4 berbanding 9, dengan Aljazair, Tiongkok, Pakistan, dan Rusia mendukung, dan Denmark, Prancis, Yunani, Panama, Sierra Leone, Slovenia, Somalia, Inggris Raya, dan Amerika Serikat menolak.Guyana dan Korea Selatan abstain.Pemungutan suara itu dilakukan setelah langkah "snapback" dari kesepakatan tersebut, yang memberlakukan kembali sanksi terhadap Iran menyusul pembicaraan yang terhenti mengenai program nuklirnya.Sanksi-sanksi tersebut, yang akan berlaku kecuali ada kesepakatan menit terakhir pada hari Jumat, akan mencakup pembekuan aset Iran di luar negeri, penghentian kesepakatan senjata dengan Teheran, dan pemberian sanksi pada pengembangan apa pun dari program rudal balistik Iran. "Kami berharap kolega-kolega Eropa dan A.S. akan berpikir dua kali, dan mereka akan memilih jalur diplomasi dan dialog daripada pemerasan kikuk mereka, yang hanya mengakibatkan eskalasi situasi di kawasan," kata Dmitry Polyanskiy, wakil duta besar untuk PBB, selama pertemuan.Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, juga telah bertemu dengan rekan-rekan sejawatnya dari Prancis, Jerman, dan Inggris menjelang pemungutan suara PBB.Seorang diplomat Eropa mengatakan kepada The Associated Press bahwa pertemuan itu "tidak menghasilkan perkembangan baru, hasil baru apa pun."Pada hari Selasa, Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran, juga mengatakan Iran tidak akan "menyerah pada tekanan" dan bahwa negosiasi dengan A.S. akan menjadi "jalan buntu."Dalam sebuah wawancara pada hari Jumat, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyebut keputusan itu "tidak adil, tidak sah, dan ilegal."Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut. Sektor: Top Story, Daily News SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.
More
Potensi Investasi Apple di Intel Berita

Potensi Investasi Apple di Intel

(SeaPRwire) - Dalam langkah berani yang dapat membentuk kembali industri teknologi, Apple Inc. dilaporkan sedang mempertimbangkan investasi signifikan di Intel Corporation. Potensi kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan manufaktur chip Intel, yang dapat menguntungkan kedua raksasa teknologi ini dalam jangka panjang. Apple (NASDAQ:AAPL) telah lama berada di garis depan teknologi inovatif, secara konsisten mendorong batas-batas kemungkinan dengan produk-produknya. Sementara itu, Intel (NASDAQ:INTC), pemimpin dalam manufaktur semikonduktor, telah mencari cara untuk merevitalisasi bisnisnya di tengah persaingan yang meningkat dari pembuat chip lainnya. Investasi yang dirumorkan ini datang pada waktu yang krusial bagi Intel. Perusahaan ini telah berjuang untuk mendapatkan kembali posisinya sebagai pemimpin dalam industri semikonduktor. Dengan bermitra dengan Apple, Intel dapat memperoleh akses ke sumber daya dan keahlian yang dibutuhkan untuk mempercepat pengembangan chip generasi berikutnya. Bagi Apple, berinvestasi di Intel dapat memberikan keuntungan strategis dalam mengamankan pasokan chip berperforma tinggi yang stabil untuk perangkatnya. Seiring dengan terus bertumbuhnya permintaan akan produk Apple, memastikan sumber komponen yang andal sangat penting untuk menjaga keunggulan kompetitifnya. Potensi investasi ini dipandang sebagai pengaturan yang saling menguntungkan. Intel tidak hanya akan mendapatkan dukungan finansial tetapi juga kesempatan untuk berkolaborasi dengan salah satu perusahaan teknologi paling sukses di dunia. Kemitraan semacam itu dapat mendorong inovasi dan menghasilkan kemajuan terobosan dalam teknologi chip. Selain itu, keterlibatan Apple dapat membantu Intel dalam upaya mendiversifikasi penawarannya dan memasuki pasar baru. Industri teknologi berkembang pesat, dengan teknologi baru seperti kecerdasan buatan dan 5G mendorong permintaan akan chip yang lebih canggih. Kolaborasi Intel dengan Apple dapat memposisikannya untuk memanfaatkan tren ini dan memperluas jangkauan pasarnya. Meskipun detail kesepakatan belum diungkapkan secara publik, analis industri berspekulasi bahwa investasi Apple bisa mencapai miliaran. Tingkat komitmen ini menggarisbawahi pentingnya kemitraan dan potensi dampaknya terhadap masa depan kedua perusahaan. Para investor dan pengamat industri memantau perkembangan ini dengan cermat, tidak sabar untuk melihat bagaimana kelanjutannya. Jika investasi ini berlanjut, ini bisa menandai era baru kolaborasi antara dua pemain paling berpengaruh di dunia teknologi. Pada akhirnya, potensi kemitraan antara Apple dan Intel adalah bukti kekuatan aliansi strategis dalam industri teknologi. Dengan memanfaatkan kekuatan masing-masing, perusahaan-perusahaan ini dapat menetapkan standar baru untuk inovasi dan kinerja, menguntungkan konsumen dan ekosistem teknologi secara keseluruhan. Catatan Kaki: Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut. Sektor: Top Story, Daily News SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya. Potensi investasi Apple di Intel bertujuan untuk memperkuat kemampuan manufaktur chip. .
More
Investasi AI Nvidia Senilai $100 Miliar Berita

Investasi AI Nvidia Senilai $100 Miliar

(SeaPRwire) - Nvidia (NASDAQ:NVDA) telah melakukan langkah strategis lainnya, mengumumkan investasi besar-besaran senilai $100 miliar untuk memperluas kemampuan kecerdasan buatan (AI) miliknya. Langkah ini diantisipasi akan memperkuat posisi Nvidia sebagai pemimpin dalam industri AI, memanfaatkan kekuatannya yang ada dalam teknologi GPU untuk lebih mendorong inovasi dan peningkatan kinerja. Investasi ini akan berfokus pada peningkatan penawaran perangkat keras dan perangkat lunak AI Nvidia, memastikan bahwa perusahaan tetap berada di garis depan kemajuan teknologi. Dengan berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan, Nvidia bertujuan untuk menciptakan sistem AI yang lebih kuat dan efisien yang dapat dimanfaatkan di berbagai sektor, termasuk perawatan kesehatan, otomotif, dan layanan keuangan. Salah satu area fokus utama adalah meningkatkan kinerja GPU Nvidia, yang sudah banyak digunakan dalam aplikasi AI. Perusahaan berencana untuk mengembangkan chip generasi berikutnya yang secara khusus dioptimalkan untuk beban kerja AI, menyediakan waktu pemrosesan yang lebih cepat dan efisiensi energi yang lebih besar. Ini tidak hanya akan menguntungkan basis pelanggan Nvidia yang sudah ada tetapi juga menarik klien baru yang mencari solusi AI mutakhir. Selain itu, Nvidia diharapkan akan memperluas ekosistem perangkat lunak AI-nya, menawarkan lebih banyak alat dan sumber daya kepada pengembang untuk membangun dan menyebarkan aplikasi AI. Dengan menciptakan infrastruktur perangkat lunak yang lebih kuat, Nvidia berharap dapat mendorong inovasi dan mempercepat adopsi teknologi AI di berbagai industri. Investasi senilai $100 miliar ini juga menggarisbawahi komitmen Nvidia terhadap keberlanjutan dan pengembangan AI yang etis. Perusahaan bermaksud untuk memprioritaskan teknologi yang efisien energi dan memastikan bahwa solusi AI-nya mematuhi standar etika, menangani kekhawatiran seputar privasi data dan bias algoritmik. Pendekatan ini kemungkinan akan menarik perusahaan dan organisasi yang sadar lingkungan serta menghargai praktik AI yang bertanggung jawab. Analis industri melihat investasi Nvidia sebagai langkah strategis untuk mempertahankan keunggulan kompetitifnya dalam lanskap AI yang berkembang pesat. Dengan pesaing seperti Intel dan AMD yang juga meningkatkan inisiatif AI mereka, investasi substansial Nvidia menunjukkan niatnya untuk memimpin industri dalam inovasi dan kinerja. Selain itu, investasi Nvidia diharapkan memiliki dampak positif pada ekosistem teknologi yang lebih luas. Dengan memajukan kemampuan AI, Nvidia dapat mendorong aplikasi dan kasus penggunaan baru yang bermanfaat bagi perusahaan dan industri lain. Hal ini dapat mengarah pada peningkatan kolaborasi dan kemitraan, lebih lanjut memicu pertumbuhan teknologi AI. Singkatnya, investasi Nvidia sebesar $100 miliar dalam AI merupakan langkah maju yang signifikan bagi perusahaan dan industri secara keseluruhan. Dengan berfokus pada perangkat keras, perangkat lunak, dan pertimbangan etis, Nvidia berada dalam posisi yang baik untuk memimpin revolusi AI dan membentuk masa depan teknologi. Catatan Kaki: Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut. Sektor: Top Story, Daily News SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya. Investasi Nvidia bertujuan untuk meningkatkan kemampuan perangkat keras dan perangkat lunak AI. .
More

Warga Iran-Amerika dan pembangkang berdemonstrasi menentang ‘agen rezim pembunuh’ saat presiden Iran berpidato di UNGA

(SeaPRwire) - Saat memberikan pidato pertamanya di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada hari Rabu, menuduh Amerika Serikat dan Israel melakukan "agresi biadab," ribuan warga Iran-Amerika dan para pembangkang berkumpul di luar gedung untuk mengecam apa yang mereka sebut kemunafikan PBB karena memberikan platform kepada para penguasa Teheran.Di dalam aula, Pezeshkian mengklaim fasilitas nuklir Juni merupakan "pengkhianatan serius terhadap diplomasi" dan pelanggaran hukum internasional. Dia mengatakan serangan itu menewaskan warga sipil, ilmuwan, dan intelektual, seraya bersikeras bahwa Iran "tidak pernah mencari senjata pemusnah massal."Namun, di luar PBB, pesannya sangat berbeda. Para pengunjuk rasa mengibarkan bendera Iran dan memegang plakat menyatakan bahwa Pezeshkian tidak mewakili rakyat Iran.Mitra Samani, mantan tahanan politik yang ditahan selama empat tahun di Penjara Evin yang terkenal di Teheran pada awal 1980-an, melakukan perjalanan dari Los Angeles untuk hadir. "Kami di sini untuk mengatakan bahwa kursi di PBB bukan milik agen-agen rezim pembunuh itu. Itu milik rakyat Iran dan perwakilan mereka, dan kami percaya itu adalah National Council of Resistance of Iran," katanya kepada Digital.Samani mengatakan dia telah menghadiri demonstrasi setiap tahun selama tiga dekade. "Saya berjanji pada diri sendiri ketika saya dibebaskan dari penjara itu bahwa saya akan menjadi suara teman-teman saya yang saya tinggalkan. Itulah mengapa saya di sini setiap tahun."Nasser Sharif, ketua Iranian American Community of California, mengatakan ribuan orang datang dari 40 negara bagian untuk berpartisipasi dalam protes tersebut. "Kami di sini untuk mendukung Perlawanan Iran, National Council of Resistance of Iran, dan untuk atas kejahatannya terhadap kemanusiaan," kata Sharif kepada Digital.Dia menambahkan bahwa gerakan itu mendukung rencana untuk republik bebas, sekuler, dan demokratis di Iran: "Kami meminta pemerintahan AS untuk memberikan lebih banyak tekanan pada rezim dan berpihak pada rakyat Iran serta keinginan mereka untuk perubahan demokratis."Alireza Jafarzadeh, wakil direktur kantor U.S. dari National Council of Resistance of Iran, menyebut demonstrasi itu "pertunjukan kekuatan yang mengesankan.""Ribuan pengunjuk rasa mendukung penggulingan rezim Iran oleh rakyat Iran, tanpa perlu pasukan asing di lapangan atau memberikan uang dan senjata," katanya.Jafarzadeh juga mengkritik PBB karena memberikan platform kepada Teheran meskipun berulang kali mengutuk catatan hak asasi manusianya. "Sangat mengerikan melihat algojo terkemuka dunia memainkan peran apa pun di badan PBB mana pun yang menangani hak asasi manusia. Ini seperti menunjuk pembunuh berantai sebagai hakim untuk memutuskan pembunuhannya sendiri."Richard Goldberg, penasihat senior di Foundation for Defense of Democracies (FDD), mengatakan kesediaan PBB untuk mengangkat Iran mencerminkan "realitas alternatif.""PBB sangat mirip dengan acara Netflix ‘Stranger Things.’ Anda berjalan melewati pintu, karakternya sama, tetapi itu adalah realitas alternatif yang mengerikan di mana rezim tiran, penindas perempuan, pengejar senjata nuklir dapat berfungsi sebagai pemimpin hak asasi manusia, hak-hak perempuan, dan organisasi nonproliferasi nuklir," kata Goldberg.Dia menambahkan bahwa Pezeshkian tiba di New York "tanpa apa-apa — tidak ada dukungan populer di dalam negeri dan tidak ada program senjata nuklir untuk menakut-nakuti seluruh dunia," sementara menghadapi sanksi PBB yang membayangi yang dapat mengacaukan ekonomi Iran.Behnam Ben Taleblu, direktur senior program Iran FDD, mengatakan pidato itu "singkat tetapi tidak manis.""Sayangnya, hal-hal ini sudah diperkirakan dari PBB ketika menyangkut Iran. Sementara misi pencarian fakta tentang Iran terhenti karena kurangnya dana dan staf, rezim terus ditawari platform untuk melontarkan sumpah serapah dan propaganda," katanya kepada Digital.Taleblu menyoroti ironi peran kepemimpinan Iran dalam organisasi internasional: "Bisakah ada sesuatu yang lebih ironis daripada Republik Islam Iran, yang telah lama menjadi proliferator dan mencari senjata nuklir, menjadi wakil presiden IAEA?"Dia menambahkan bahwa pernyataan Pezeshkian dibayangi oleh komentar baru-baru ini dari Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. "Sementara Pezeshkian dan [negosiator Iran Abbas] Araghchi berada di NYC mencoba untuk mengulur waktu dan mencegah SnapBack, Khamenei tidak berbasa-basi ketika menyangkut tidak ada negosiasi dengan Amerika. 'Pemimpin Tertinggi' adalah gelar yang memang harus diambil secara harfiah."Utusan Presiden AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, mengatakan pada hari Rabu bahwa Washington sedang berbicara dengan Iran dan bahwa AS memiliki "keinginan" untuk mewujudkan solusi permanen atas perselisihan tersebut. Tetapi Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan kepada Reuters pada hari Kamis bahwa pernyataan AS yang menginginkan solusi diplomatik untuk program nuklir Iran adalah "penipuan.""Klaim Amerika tentang keinginan untuk diplomasi hanyalah penipuan dan kontradiksi yang mencolok; seseorang tidak bisa secara bersamaan membom suatu negara sambil terlibat dalam negosiasi diplomatik dan berbicara tentang diplomasi," kata juru bicara kementerian Esmaeil Baghaei.Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut. Sektor: Top Story, Daily News SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.
More
Delegasi PBB meninggalkan pidato Netanyahu setelah menyambut pemimpin Palestina sehari sebelumnya Informasi

Delegasi PBB meninggalkan pidato Netanyahu setelah menyambut pemimpin Palestina sehari sebelumnya

(SeaPRwire) - Delegasi di Majelis Umum (UNGA) keluar ruangan pada hari Jumat saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu naik panggung dan bersiap untuk berbicara. Eksodus massal itu terjadi setelah para delegasi menghabiskan berhari-hari berbicara tentang situasi di Gaza dan proposal untuk mengakhiri perang yang hampir dua tahun. Tanggapan mereka terhadap Netanyahu sangat kontras dengan tepuk tangan meriah yang diterima Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas ketika ia menyampaikan pidato di hadapan badan internasional tersebut secara virtual pada hari Kamis. Saat , ia berbicara di aula yang hampir kosong. Tidak jelas persis delegasi mana yang tetap berada di ruangan, meskipun delegasi A.S. hadir. Meskipun ia tidak mendapatkan perhatian dari semua delegasi PBB, Netanyahu mengungkapkan dalam pidatonya bahwa ia berbicara kepada audiens yang jauh lebih luas. Netanyahu mengungkapkan bahwa pidatonya diputar melalui pengeras suara yang mengelilingi Jalur Gaza dan disiarkan ke ponsel warga Gaza. Perdana menteri mengungkapkan jangkauan luas pidatonya setelah memberikan pesan kepada para sandera dalam bahasa Ibrani dan Inggris. "Pahlawan pemberani kami, ini Perdana Menteri Netanyahu berbicara kepada Anda secara langsung dari Perserikatan Bangsa-Bangsa," ia memulai. "Kami tidak melupakan Anda, bahkan sedetik pun. Rakyat Israel bersama Anda. Kami tidak akan goyah, dan kami tidak akan beristirahat sampai kami membawa Anda semua pulang."Netanyahu kemudian mengarahkan pesannya kepada mereka yang menahan sandera di Gaza, termasuk para pemimpin Hamas, yang kemungkinan besar dapat mendengar pidatonya. Ia menuntut pembebasan 48 sandera yang tersisa dan memberikan peringatan tambahan. "Bebaskan para sandera sekarang! Jika Anda melakukannya, Anda akan hidup. Jika tidak, Israel akan memburu Anda," katanya. Ketika Abbas berbicara pada hari Kamis, ia mengecam "genosida" Israel di Gaza, menegaskan bahwa partainya siap mengambil alih keamanan dan pemerintahan daerah kantong tersebut. Abbas menyerukan perdamaian kepada Presiden Donald Trump dan juga menuntut "keanggotaan penuh di Perserikatan Bangsa-Bangsa," mencatat bahwa beberapa negara Eropa mengakui negara Palestina selama "Palestina adalah milik kami. Yerusalem adalah permata hati kami dan ibu kota abadi kami. Kami tidak akan meninggalkan tanah air kami. Kami tidak akan meninggalkan tanah kami," Abbas menyatakan. Abbas menyampaikan pidato di Majelis Umum PBB secara virtual setelah State Department menolak menyetujui visanya untuk bepergian ke New York untuk konferensi tersebut, dengan alasan dukungan terhadap terorisme. Morgan Phillips dari Digital berkontribusi pada laporan ini.Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut. Sektor: Top Story, Daily News SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.
More
NTT DOCOMO Earns Third Place Worldwide in the “RecSys Challenge 2025” JCN Newswire

NTT DOCOMO Earns Third Place Worldwide in the “RecSys Challenge 2025”

TOKYO, Japan, September 26, 2025 - (JCN Newswire via SeaPRwire.com) - NTT DOCOMO, INC. announced today that it has achieved third place globally in the RecSys Challenge 2025, a premier international data science competition held as part of the ACM Conference on Recommender Systems (RecSys)*1.The RecSys Challenge brings together leading researchers and engineers from around the world to tackle real-world business problems using advanced data science and machine learning techniques. A total of 416 teams participated in this year's competition, which ran from March 10 to June 30, 2025. The award ceremony and technical presentations were held during the RecSys Conference 2025 in Prague, Czech Republic, from September 22 to 26. The 2025 challenge focused on addressing the rising costs of developing and maintaining AI models by creating Universal Behavioral Profiles (UBPs)—generalized user purchasing behavior profiles that can be applied across multiple use cases, such as predicting product purchases or customer churn on e-commerce platforms.DOCOMO developed a hybrid solution that combined statistical features derived from user purchase frequency, intervals, and other behavioral patterns with graph-based AI models designed to capture complex relationships between users and products. By integrating these complementary approaches, the company achieved significantly higher predictive accuracy across all six evaluation tasks—three open and three hidden—demonstrating the robustness and versatility of its method.In August 2025, DOCOMO also received two special awards at the KDD CUP 2025*2, another world-leading data mining competition organized by ACM SIGKDD. The theme involved generating correct answers for image-based queries. DOCOMO modified image-generation AI models to incorporate external information sources such as image and text search, thereby preventing incorrect responses and delivering top-tier performance in two of the four assigned tasks.Details of DOCOMO's approaches for both competitions will be published on the DOCOMO Developer Blog*3 around December 2025.With a large team of data scientists and extensive expertise in big data analytics, DOCOMO continues to apply cutting-edge AI research to address a wide range of business challenges, from developing docomo Sense®*4, a customer intelligence engine for advanced ad targeting, to building large-scale cross-service recommendation engines*5, implementing AI-powered recommendations across both online and offline retail experiences*6, and expanding applications in domestic and international digital out-of-home (DOOH) advertising*7,*8. Leveraging its globally recognized strengths in problem design and big data analysis, DOCOMO will further advance innovative AI technologies to enhance personalized customer experiences and deliver new value to society.*1 A data analysis competition held at the RecSys Conference 2025, an international academic conference organized by SIGCHI (Special Interest Group on Computer-Human Interaction), a subcommittee of the ACM (Association for Computing Machinery) focusing on Human-Computer Interaction (HCI) in the field of computer science.*2 A data analysis competition held at the KDD Conference, an international academic conference organized by SIGKDD (Special Interest Group on Knowledge Discovery and Data Mining), a subcommittee of the ACM (Association for Computing Machinery) focusing on data science in the field of computer science.*3 https://nttdocomo-developers.jp/ (Japanese only)*4 https://ssw.web.docomo.ne.jp/marketing/strengths/sense/ (Japanese only)*5 NTT DOCOMO Technical Journal VOL.33 NO.1 (Japanese only)https://www.docomo.ne.jp/corporate/technology/rd/technical_journal/bn/vol33_1/002.html*6 NTT DOCOMO Technical Journal VOL.25 NO.4https://www.docomo.ne.jp/english/corporate/technology/rd/technical_journal/bn/vol25_4/001.html *7 https://corp.liveboard.co.jp/en/*8 Announced on July 29, 2024: DOCOMO, DatVietVAC and DatVietOOH to Form JV, “Vie BOARD,” for Digital Out-Of-Home Business Supported with Location-based Data in Vietnam.https://www.docomo.ne.jp/english/info/media_center/pr/2024/0729_00.htmlAbout NTT DOCOMONTT DOCOMO, Japan's leading mobile operator with over 90 million subscribers, is one of the global leaders in 3G, 4G and 5G mobile network technologies. Under the slogan “Bridging Worlds for Wonder & Happiness,” DOCOMO is actively collaborating with global partners to expand its business scope from mobile services to comprehensive solutions, aiming to deliver unsurpassed value and drive innovation in technology and communications, ultimately to support positive change and advancement in global society. https://www.docomo.ne.jp/english/For more details, please visit: https://www.docomo.ne.jp/english/info/media_center/pr/2025/0926_00.html Copyright 2025 JCN Newswire via SeaPRwire.com. All rights reserved. www.jcnnewswire.com
More
Galaxy Payroll Group Supports Employers Amid U.S. H-1B Policy Changes JCN Newswire

Galaxy Payroll Group Supports Employers Amid U.S. H-1B Policy Changes

HONG KONG, Sep 26, 2025 - (ACN Newswire via SeaPRwire.com) – The recent Presidential Proclamation from the White House, instituting a substantial one-time fee of US$100,000 for new H-1B visa holders entering the United States, has created uncertainty for employers and professionals navigating the global talent market. While the policy aims to incentivize domestic hiring, it also accelerates the need for cost-effective and compliant international workforce solutions. Galaxy Payroll Group Limited (Nasdaq: GLXG) ("Galaxy" or the "Company"), a leading global payroll provider in the Asia-Pacific region, is committed to helping companies navigate these changes with its specialized suite of services.Rising Demand for EOR and International Payroll ServicesThe new regulation significantly increases the cost and complexity of relocating international talent to the U.S. In response, multinational corporations, particularly small and medium-sized enterprises (SMEs) and startups with limited budgets, are expected to seek alternative deployment models to maintain access to a global talent pool without incurring prohibitive expenses.To circumvent the hefty fee and intricate visa processes, businesses are increasingly likely to adopt remote hiring models, engaging talent directly in their home countries. This shift drives demand for Employer of Record (EOR) and international payroll outsourcing services, which allow companies to legally employ staff abroad without establishing a local entity."This policy has created challenges for employers and workers alike," said Mr. Wai Hong Lao, Chief Executive Officer of the Company. "Our expertise in payroll outsourcing and employment services across Hong Kong, Taiwan, Macau, and Mainland China in the Asia-Pacific region positions us to help companies navigate these changes and ensure full compliance with local regulations."Enhanced Capabilities with Stablecoin SettlementsGalaxy Payroll Group has further enhanced its service offerings by supporting payroll settlements in stablecoins. This innovative payment method provides companies with a more efficient, transparent, and cost-effective solution for managing cross-border payroll, especially for remote employees. By leveraging stablecoins, Galaxy Payroll Group helps companies reduce the risks associated with currency fluctuations and streamline their international payroll processes.Accelerated Adoption of Integrated Payroll TechnologyAs companies build more distributed teams, the need for streamlined, transparent, and efficient cross-border payroll management becomes critical. Galaxy Payroll Group’s focused technological solutions are designed to simplify multi-jurisdiction payroll processing, tax calculations, and compliance reporting within its operational regions. This capability aligns perfectly with the growing need to manage dispersed teams effectively, making integrated payroll technology a necessity rather than a luxury.Broad Market Opportunity for All U.S. EmployersThe new policy presents significant challenges for companies of all sizes, from SMEs to large multinational corporations like Microsoft, which employ a large number of H-1B visa holders. Galaxy Payroll Group’s comprehensive suite of services, including EOR, international payroll outsourcing, and stablecoin settlements, offers scalable and flexible solutions tailored to meet the needs of businesses of all sizes. By leveraging these services, companies can continue to access skilled professionals globally, ensuring they remain competitive in the international talent market."Our services are designed to support companies across the spectrum, from SMEs to large multinational corporations," Mr. Lao noted. "By leveraging our EOR and payroll services, these companies can continue to access skilled professionals globally, ensuring they remain competitive in the international talent market."Galaxy Payroll Group is well-positioned to meet the growing demand for efficient, compliant, and cost-effective international workforce management solutions. With its specialized suite of services, including support for stablecoin settlements, Galaxy Payroll Group provides a comprehensive and flexible solution to help companies navigate the complex global employment landscape. Galaxy Payroll Group remains committed to providing innovative and compliant solutions to support companies in their global talent management strategies.About Galaxy Payroll Group LimitedGalaxy Payroll Group Limited is a leading payroll outsourcing service provider based in Hong Kong. The company specializes in delivering HR and payroll solutions to multinational companies across various industries. With a focus on innovation and client satisfaction, GLXG operates in Hong Kong, Taiwan, Macau, and the PRC, offering payroll outsourcing, employment services, and consultancy to businesses of all sizes. For more information, please visit Galaxy Payroll Group's website: www.galaxyapac.com.Forward-Looking StatementsMatters discussed in this press release may constitute forward-looking statements. Forward-looking statements include statements concerning plans, objectives, goals, strategies, future events or performance, and underlying assumptions and other statements, which are other than statements of historical facts. The words "believe," "anticipate," "intends," "estimate," "potential," "may," "should," "expect" "pending" and similar expressions identify forward-looking statements. The forward-looking statements in this press release are based upon various assumptions. Although we believe that these assumptions were reasonable when made, because these assumptions are inherently subject to significant uncertainties and contingencies which are difficult or impossible to predict and are beyond our control, we cannot assure you that we will achieve or accomplish these expectations.For enquiry, please contact Intelligent Joy Limited:Karen DengPhone:(852) 3594 6407Email: pr-team@intelligentjoy.com Copyright 2025 JCN Newswire via SeaPRwire.com. All rights reserved. www.jcnnewswire.com
More
Galaxy Payroll Group Supports Employers Amid U.S. H-1B Policy Changes ACN Newswire

Galaxy Payroll Group Supports Employers Amid U.S. H-1B Policy Changes

HONG KONG, Sep 26, 2025 - (ACN Newswire via SeaPRwire.com) – The recent Presidential Proclamation from the White House, instituting a substantial one-time fee of US$100,000 for new H-1B visa holders entering the United States, has created uncertainty for employers and professionals navigating the global talent market. While the policy aims to incentivize domestic hiring, it also accelerates the need for cost-effective and compliant international workforce solutions. Galaxy Payroll Group Limited (Nasdaq: GLXG) ("Galaxy" or the "Company"), a leading global payroll provider in the Asia-Pacific region, is committed to helping companies navigate these changes with its specialized suite of services.Rising Demand for EOR and International Payroll ServicesThe new regulation significantly increases the cost and complexity of relocating international talent to the U.S. In response, multinational corporations, particularly small and medium-sized enterprises (SMEs) and startups with limited budgets, are expected to seek alternative deployment models to maintain access to a global talent pool without incurring prohibitive expenses.To circumvent the hefty fee and intricate visa processes, businesses are increasingly likely to adopt remote hiring models, engaging talent directly in their home countries. This shift drives demand for Employer of Record (EOR) and international payroll outsourcing services, which allow companies to legally employ staff abroad without establishing a local entity."This policy has created challenges for employers and workers alike," said Mr. Wai Hong Lao, Chief Executive Officer of the Company. "Our expertise in payroll outsourcing and employment services across Hong Kong, Taiwan, Macau, and Mainland China in the Asia-Pacific region positions us to help companies navigate these changes and ensure full compliance with local regulations."Enhanced Capabilities with Stablecoin SettlementsGalaxy Payroll Group has further enhanced its service offerings by supporting payroll settlements in stablecoins. This innovative payment method provides companies with a more efficient, transparent, and cost-effective solution for managing cross-border payroll, especially for remote employees. By leveraging stablecoins, Galaxy Payroll Group helps companies reduce the risks associated with currency fluctuations and streamline their international payroll processes.Accelerated Adoption of Integrated Payroll TechnologyAs companies build more distributed teams, the need for streamlined, transparent, and efficient cross-border payroll management becomes critical. Galaxy Payroll Group’s focused technological solutions are designed to simplify multi-jurisdiction payroll processing, tax calculations, and compliance reporting within its operational regions. This capability aligns perfectly with the growing need to manage dispersed teams effectively, making integrated payroll technology a necessity rather than a luxury.Broad Market Opportunity for All U.S. EmployersThe new policy presents significant challenges for companies of all sizes, from SMEs to large multinational corporations like Microsoft, which employ a large number of H-1B visa holders. Galaxy Payroll Group’s comprehensive suite of services, including EOR, international payroll outsourcing, and stablecoin settlements, offers scalable and flexible solutions tailored to meet the needs of businesses of all sizes. By leveraging these services, companies can continue to access skilled professionals globally, ensuring they remain competitive in the international talent market."Our services are designed to support companies across the spectrum, from SMEs to large multinational corporations," Mr. Lao noted. "By leveraging our EOR and payroll services, these companies can continue to access skilled professionals globally, ensuring they remain competitive in the international talent market."Galaxy Payroll Group is well-positioned to meet the growing demand for efficient, compliant, and cost-effective international workforce management solutions. With its specialized suite of services, including support for stablecoin settlements, Galaxy Payroll Group provides a comprehensive and flexible solution to help companies navigate the complex global employment landscape. Galaxy Payroll Group remains committed to providing innovative and compliant solutions to support companies in their global talent management strategies.About Galaxy Payroll Group LimitedGalaxy Payroll Group Limited is a leading payroll outsourcing service provider based in Hong Kong. The company specializes in delivering HR and payroll solutions to multinational companies across various industries. With a focus on innovation and client satisfaction, GLXG operates in Hong Kong, Taiwan, Macau, and the PRC, offering payroll outsourcing, employment services, and consultancy to businesses of all sizes.For more information, please visit Galaxy Payroll Group's website: www.galaxyapac.com.Forward-Looking StatementsMatters discussed in this press release may constitute forward-looking statements. Forward-looking statements include statements concerning plans, objectives, goals, strategies, future events or performance, and underlying assumptions and other statements, which are other than statements of historical facts. The words "believe," "anticipate," "intends," "estimate," "potential," "may," "should," "expect" "pending" and similar expressions identify forward-looking statements. The forward-looking statements in this press release are based upon various assumptions. Although we believe that these assumptions were reasonable when made, because these assumptions are inherently subject to significant uncertainties and contingencies which are difficult or impossible to predict and are beyond our control, we cannot assure you that we will achieve or accomplish these expectations.For enquiry, please contact Intelligent Joy Limited:Karen DengPhone:(852) 3594 6407Email: pr-team@intelligentjoy.com Copyright 2025 ACN Newswire via SeaPRwire.com. All rights reserved. www.acnnewswire.com
More
Pembuat Chip AI Bersiap Melampaui Nvidia Berita

Pembuat Chip AI Bersiap Melampaui Nvidia

(SeaPRwire) - Dunia pembuatan chip AI sangat kompetitif, dengan banyak perusahaan bersaing untuk dominasi. Di antara mereka, satu perusahaan telah membuat gebrakan, berpotensi siap untuk menyalip Nvidia pada tahun 2030. Perusahaan ini, yang dikenal dengan desain inovatif dan teknologi berpikiran maju, telah menarik perhatian para ahli industri. Inti dari strategi perusahaan ini adalah fokusnya pada efisiensi dan kinerja. Tidak seperti pembuat chip tradisional, ia memanfaatkan algoritma AI dan pembelajaran mesin mutakhir untuk meningkatkan kemampuan chip, memberikan kinerja superior dengan biaya energi yang lebih rendah. Pendekatan ini tidak hanya memberinya keunggulan kompetitif tetapi juga selaras dengan tren global menuju teknologi berkelanjutan. Selain itu, perusahaan telah melakukan investasi signifikan dalam penelitian dan pengembangan, memastikan bahwa ia tetap berada di garis depan kemajuan teknologi. Dengan berkolaborasi dengan institusi teknologi terkemuka dan berinvestasi dalam talenta, ia terus mendorong batasan kemungkinan dalam teknologi chip AI. Faktor lain yang berkontribusi terhadap potensi keberhasilannya adalah kemitraan strategisnya. Dengan menjalin kerja sama dengan perusahaan teknologi besar dan industri yang sangat bergantung pada AI, perusahaan telah mengamankan jalur produk yang kuat. Kemitraan ini tidak hanya menawarkan aliran pendapatan yang stabil tetapi juga memberikan peluang untuk pengembangan bersama dan inovasi. Pasar global untuk chip AI diperkirakan akan tumbuh secara eksponensial selama dekade berikutnya, didorong oleh meningkatnya permintaan untuk aplikasi AI di berbagai sektor, termasuk perawatan kesehatan, otomotif, dan keuangan. Permintaan yang terus bertumbuh ini menyajikan peluang menguntungkan bagi pembuat chip yang dapat memberikan solusi berkinerja tinggi dan hemat energi. Meskipun prospeknya menjanjikan, tantangan tetap ada. Industri ini dicirikan oleh perubahan teknologi yang cepat dan persaingan yang ketat, dengan perusahaan seperti Nvidia menetapkan standar yang tinggi. Untuk berhasil, pemimpin yang bercita-cita ini harus terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan pasar dengan cepat. Analis keuangan optimis tentang masa depan perusahaan, memperkirakan pertumbuhan pendapatan yang signifikan dalam beberapa tahun mendatang. Kinerja sahamnya telah mencerminkan optimisme ini, dengan saham mengalami tren naik yang stabil. Sebagai kesimpulan, meskipun Nvidia saat ini memegang posisi dominan di pasar chip AI, pesaing yang sedang naik daun ini memiliki potensi untuk menantang supremasinya. Melalui inovasi, kemitraan strategis, dan fokus pada teknologi berkelanjutan, ia memiliki posisi yang baik untuk menjadi pemimpin di industri ini pada tahun 2030. Footnotes: Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut. Sektor: Top Story, Daily News SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya. Nvidia telah menjadi pemimpin dalam industri chip AI karena teknologi superior dan akuisisi strategisnya. . Permintaan untuk chip AI diperkirakan akan meningkat seiring dengan semakin banyaknya industri yang mengadopsi solusi AI. .
More
NEC Launches 25Gb/s SFP28 Bi-directional Optical Transceiver Capable of 80km Transmission JCN Newswire

NEC Launches 25Gb/s SFP28 Bi-directional Optical Transceiver Capable of 80km Transmission

TOKYO, Japan, September 26, 2025 - (JCN Newswire via SeaPRwire.com) - NEC Corporation (NEC; TSE: 6701) has expanded its lineup of optical transceivers for 25Gb/s transmission with the commencement of sales for the "25G SFP28 80km BiDi" capable of 80km transmission. This product enables bi-directional data transmission over a single fiber, reducing the total number of fibers required for a system and achieving lower deployment costs and easier installation. Shipments are scheduled to begin at the end of November 2025.In recent years, the demand for high-speed, high-bandwidth, high-capacity communication infrastructure has grown significantly due to the increase in mobile network traffic and the rising need for wide-area connections between data centers. Accordingly, there has been a demand for even greater communication capacity than that provided by existing 10Gb/s optical transceivers.However, the introduction of 100Gb/s-class equipment, such as coherent optical communication technology, has presented challenges in terms of implementation costs and operational aspects. Furthermore, companies engaged in long-distance transmission connecting wide-ranging areas, including regional cities, faced challenges in laying new optical fiber for increased communication capacity and associated operational costs. To address these challenges, NEC developed the 25G SFP28 80km BiDi, which enables easy upgrades from existing 10Gb/s systems.The 25G SFP28 80km BiDi optical transceiver enables the following:1. Achieves long-distance transmission with a high link budgetBy combining a high-output laser with a high-sensitivity receiver, NEC has achieved a link budget(*1) of 30dB, enabling transmission over distances of up to 80km. Furthermore, the new transceiver is suitable for large-scale network construction utilizing sections with high fiber loss or existing dark fiber, enhancing the reliability of wide-area communications.2. Significantly Reduces Initial Implementation CostsUsing WDM (Wavelength Division Multiplexing) technology with different wavelengths for upstream and downstream, bi-directional transmission over a single fiber has been made possible. This drastically reduces the number of fibers required and lowers overall costs. Furthermore, it eliminates the need for additional relay equipment previously required for extending distances beyond 40km in conventional products. This significantly reduces the burden of infrastructure construction for installation and long-term operational maintenance.3. Achieves ease of implementation through power-saving design and compatibility with existing equipmentAchieves a power-saving design of 2.5W under industrial temperature conditions (-40 to +85 deg. C.). This represents a reduction of approximately 20% compared to conventional products using optical semiconductor amplifiers, achieving the industry's highest standard(*2). Furthermore, it can be directly installed in standard SFP ports, enabling smooth implementation utilizing existing equipment.Product SpecificationsForm factorSFP28Bitrate25.78Gb/s (Ethernet signal)Wavelength (Uplink)1289nmWavelength (Downlink)1314nmLink Budget30dBOptical Interface25.78Gb/s (NRZ)Electrical Interface25.78Gb/s (NRZ)Power consumption2.5W (Max.)Operating temperature-40 to +85 deg. C. Going forward, NEC will continue contributing to the advancement and energy efficiency of network infrastructure, aiming to realize a sustainable society.(*1) In optical communication networks, an indicator representing the balance between signal loss between the transmitter and receiver and the gain required for signal reception.(*2) Based on NEC researchRelated Link25G SFP28 BiDi: Optical Transceiver Module | NEChttps://www.nec.com/en/global/prod/fod/25g-sfp28.htmlAbout NEC CorporationNEC Corporation has established itself as a leader in the integration of IT and network technologies while promoting the brand statement of "Orchestrating a brighter world." NEC enables businesses and communities to adapt to rapid changes taking place in both society and the market as it provides for the social values of safety, security, fairness and efficiency to promote a more sustainable world where everyone has the chance to reach their full potential. For more information, visit NEC at https://www.nec.com. Copyright 2025 JCN Newswire via SeaPRwire.com. All rights reserved. www.jcnnewswire.com
More
Yuki Tsunoda to Drive RA272, Honda’s First F1(R)-Winning Car, in a Showrun at the F1 MEXICAN GRAND PRIX on October 26 JCN Newswire

Yuki Tsunoda to Drive RA272, Honda’s First F1(R)-Winning Car, in a Showrun at the F1 MEXICAN GRAND PRIX on October 26

TOKYO, Japan, September 18, 2025 - (JCN Newswire via SeaPRwire.com) - This year, Honda celebrates its 60th anniversary of its first victory in the FIA*1 Formula One World ChampionshipTM (F1(R)). As part of its commemorative activities, during the F1 MEXICAN GRAND PRIX*2 on October 26, Honda will participate in a showrun with the Honda RA272—the car that delivered Honda’s first victory—driven by Oracle Red Bull Racing driver Yuki Tsunoda.Yuki Tsunoda preparing to drive the RA272 at 2024 Goodwood Festival of SpeedOn October 24, 1965, at the F1 MEXICAN GRAND PRIX, Honda achieved victory in the world’s pinnacle motorsports category for the first time as a Japanese automaker, with driver Richie Ginther at the wheel of the RA272.The RA272 was Honda’s F1(R) car in its second year as a full constructor*3. Powered by a 1.5-liter V12 engine and carrying the Japanese flag on its white livery, the RA272 became a symbol that marked the beginning of Japan’s motorsport history.For the showrun, Honda Racing Corporation engineers performed special maintenance on the RA272 housed at the Honda Collection Hall. At the Autodromo Hermanos Rodriguez, where Honda achieved its first F1(R) victory, Japanese F1(R) driver Tsunoda will drive the RA272 as a representative Honda driver.Since its founding, Honda has pursued challenges, viewing racing as a place to hone its people and technology. This year, Honda is running a special program reflecting on 60 years of challenges and victories, with a Williams Honda FW11 showrun at the 2025 Goodwood Festival of Speed in July and Monterey Car Week in August, and a Honda RA272 showrun at the MEXICAN GRAND PRIX. As it advances power unit (PU) development for its upcoming F1(R) entry starting in 2026, Honda will continue to hone its people and technology through these challenges, delivering dreams and excitement to motorsports and Honda fans worldwide.* The F1 logo, FORMULA 1, F1, GRAND PRIX and related marks are trademarks of Formula One Licensing BV, a Formula 1 company. All rights reserved.*1 FIA: Federation Internationale de l'Automobile*2 Official name: F1 MEXICO CITY GRAND PRIX 2025*3 Full constructor develops and manufactures its own car and engine for F1(R) competitionComment of Yuki Tsunoda, Oracle Red Bull Racing“It is an honor to drive the RA272 at the special place where Honda achieved its first F1(R) victory. Driving on the track where the RA272 pioneered Japanese motorsports history 60 years ago is a particularly special and deeply moving experience. With Honda’s history of challenges in my heart, I want to give fans a drive that conveys dreams and passion.”Comment of Koji Watanabe, President of Honda Racing Corporation (HRC)“It is a tremendous pleasure that the RA272 will drive again in Mexico, at the same place Honda achieved its first victory, 60 years ago in 1965. Furthermore, having Tsunoda, a driver representing Japan in F1(R), pilot this historic car holds great significance. We believe this will be a precious opportunity to reflect on Honda’s history of challenge while sharing dreams and hopes for the future with our fans.”Honda’s F1(R) activity highlights1964-1968Competed as constructor (factory team) with an all-Honda package, including engine and chassis1965Won first victory at the MEXICAN GRAND PRIX1983-1992Participated as engine supplier1986Won the Constructors’ Championship (Williams Honda)1987Won Drivers’ and Constructors’ Championships1988-1991Won Drivers’ and Constructors’ Championships for four consecutive years(McLaren Honda)2000-2005Participated as BAR Honda through engine supply and joint chassis development2006-2008Participated as constructor, with an all-Honda package, including engine and chassis2015-2017Participated as a power unit supplierSupplied power units to McLaren Racing2018Began supplying power units to Scuderia Toro Rosso2019Began supplying power units to Red Bull Racing2021Max Verstappen (Red Bull Racing) won Drivers’ Championship,Honda ends F1(R) participation at the end of 20212022HRC began technical support for Red Bull PowertrainsMax Verstappen won second consecutive Drivers’ Championship, Red Bull Racing won Constructors’ Championship2023Honda announced return to F1(R) starting in 2026Max Verstappen won third consecutive Drivers’ Championship, Red Bull Racingwon second consecutive Constructors’ Championship2024Max Verstappen won fourth consecutive Drivers’ Championship For more details, please visit: https://global.honda/en/topics/2025/c_2025-09-26eng.html Copyright 2025 JCN Newswire via SeaPRwire.com. All rights reserved. www.jcnnewswire.com
More
Hitachi Announces NVIDIA AI Factory to Accelerate Physical AI Innovation JCN Newswire

Hitachi Announces NVIDIA AI Factory to Accelerate Physical AI Innovation

SANTA CLARA, CA, September 25, 2025 - (JCN Newswire via SeaPRwire.com) - Hitachi, Ltd. (TSE:6501, "Hitachi"), today announced the establishment of a global Hitachi AI Factory based on NVIDIA AI Factory reference architecture, yielding a centralized infrastructure designed to accelerate the development and deployment of physical AI solutions across Hitachi’s core business sectors. The AI Factory is powered by Hitachi iQ with NVIDIA HGX B200 systems featuring NVIDIA Blackwell GPUs; Hitachi iQ M Series with NVIDIA RTX PRO 6000 Server Edition GPUs; and NVIDIA Spectrum-X Ethernet networking platform. This strategic initiative directly supports Hitachi's ambition to create and deploy AI that interacts with the real world. The AI Factory will also enable Hitachi to further expand HMAX—the company’s family of AI-enabled solutions solving a wide-range of complex problems in the Mobility, Energy, Industrial and Technology sectors.The centralized AI Factory provides Hitachi’s global teams with a powerful unified AI computing infrastructure to run applications and AI workflows developed on the NVIDIA full-stack AI platform, which includes NVIDIA AI Enterprise for production-grade AI as well as NVIDIA Omniverse libraries for simulation, industrial scale, and physically accurate digital twins. This infrastructure allows for the rapid development and deployment of advanced physical AI models. These models will acquire and interpret information from physical environments via cameras and sensors; determine the next steps to take; and execute actions based on that data.Today’s announcement builds on Hitachi, Ltd. President and CEO Toshiaki Tokunaga’s recent comment on the Hitachi-NVIDIA partnership wherein he stated that, by leveraging Hitachi iQ built on NVIDIA RTX PRO Servers, Hitachi will further accelerate AI innovation. Mr. Tokunaga specified that through the NVIDIA RTX PRO Servers’ ability to accelerate AI reasoning and physical AI, digital twin development and physical asset optimization (including social infrastructure) is augmented while new possibilities such as productivity improvement across all business activities are unlocked. The Hitachi AI Factory is strategically distributed across the United States, EMEA, and Japan ensuring that Hitachi’s engineers can collaborate seamlessly and access powerful computing resources with low latency, no matter where they are. This interconnected network will support the creation of a wide range of physical AI applications, driving new levels of efficiency, productivity, and safety across industries.The initiative reinforces Hitachi's commitment to using cutting-edge technology to drive both social and business innovation.“The strategic collaboration between Hitachi and NVIDIA is becoming a key engine for solving complex real-world problems, accelerating social innovation,” said Jun Abe, General Manager of the Digital Systems & Services Division. “Our work together leverages NVIDIA AI infrastructure to achieve both DX (Digital Transformation) and GX (Green Transformation) with solutions like Hitachi Rail's HMAX, which is currently transforming railway operations and maintenance; Hitachi Vantara's AI solution portfolio Hitachi iQ; and Hitachi's liquid-cooled AI data centers supporting our generative AI foundation. By establishing a global NVIDIA AI Factory, we can now operate as a true 'One Hitachi' across regions and organizations. A synergy that will accelerate physical AI innovations, as exemplified by HMAX.” Operationalizing the Corporate VisionHitachi views the AI Factory as a fundamental step toward achieving its Lumada 3.0 vision. Lumada is Hitachi’s operating model that helps enterprises solve business and societal problems through co-created digital transformation. It harnesses Hitachi’s extensive domain knowledge and technical expertise, combined with AI technologies to convert data into value while reducing operational costs and inefficiencies. Hitachi is unique in its ability to integrate IT, OT, and hardware expertise as illustrated by the engineering design capabilities, products, and consultative services making up Lumada 3.0. The company leads the Industrial AI market with disruptive solutions that redefine what’s possible. “AI factories are the engines of a new industrial revolution, converting enterprise data into autonomous intelligence for both software and the physical world,” said Justin Boitano, Vice President, Enterprise AI Products, NVIDIA. “With NVIDIA accelerated computing and software, Hitachi’s AI factory infrastructure provides a transformative platform for building and deploying enterprise and physical AI.”About Hitachi, Ltd.Through its Social Innovation Business (SIB) that brings together IT, OT(Operational Technology) and products, Hitachi contributes to a harmonized society where the environment, wellbeing, and economic growth are in balance. Hitachi operates globally in four sectors – Digital Systems & Services, Energy, Mobility, and Connective Industries –and the Strategic SIB Business Unit for new growth businesses. With Lumada at its core, Hitachi generates value from integrating data, technology and domain knowledge to solve customer and social challenges. Revenues for FY2024(ended March 31, 2025) totaled 9,783.3 billion yen, with 618 consolidated subsidiaries and approximately 280,000 employees worldwide. Visit us at www.hitachi.com. Copyright 2025 JCN Newswire via SeaPRwire.com. All rights reserved. www.jcnnewswire.com
More
Toyota Woven City Officially Launches as a Test Course for the Future of Mobility JCN Newswire

Toyota Woven City Officially Launches as a Test Course for the Future of Mobility

TOKYO, Japan, September 25, 2025 - (JCN Newswire via SeaPRwire.com) - Toyota Motor Corporation ("Toyota") and Woven by Toyota, Inc. ("WbyT") today announced the official launch of Toyota Woven City ("Woven City"), first unveiled at CES 2020 and jointly developed by the two companies. To mark the occasion, Toyota and WbyT hosted a launch event in Susono City, Shizuoka Prefecture, Japan, with key stakeholders. With residents beginning to move in and partner companies starting co-creation, Woven City takes its first steps as a real-world test course for mobility and a key driver of Toyota's transformation into a mobility company.Central to Woven City are two profiles of participants.The first are known as Inventors. These are enterprises, startups, entrepreneurs, research institutions, and other innovators developing and testing products and services in Woven City. By combining Toyota's manufacturing expertise, WbyT's advanced software capabilities, and the unique strengths of each Inventor, Woven City seeks to foster Kakezan - a Japanese concept of "multiplication," where new innovation and societal value emerge from the convergence of different ideas and capabilities.Among the Inventors, singer-songwriter Naoto Inti Raymi will join as the first artist, leading sound-related Kakezan co-creation in Woven City and bringing a new creative dimension to the project. He produced the Woven City Anthem and the project's audio logo, and his participation brings the total number of Inventors to 20.Woven City has also launched its accelerator program with an open call for Inventors on September 8, beginning with the "Woven City Challenge: Hack the Mobility" competition. The program invites startups, entrepreneurs, universities, and research institutions worldwide to propose ideas for Kakezan co-creation, with applications open until October 14, 2025.The second profile consists of residents and visitors, known as Weavers. By experiencing the products and services first hand and providing feedback, Weavers will play a vital role in shaping new, meaningful innovations. Since September 2025, several Toyota Group employees and their families have begun living in Woven City as the first Weavers, with Phase 1 ultimately expected to accommodate about 300 residents. General visitors are planned to be welcomed beginning in fiscal year 2026.To celebrate the official launch and mark the start of life at Woven City, Toyota and WbyT today hosted the "Woven City Official Launch: Weaving the Future-Day 01" event that gathered the first community of Inventors, Weavers, and partners. At the event, leaders from both companies expressed gratitude to everyone who has supported the Woven City vision and participated in the challenge to drive the future of movement and enhance well-being for all. Also at today's event, Naoto Inti Raymi debuted Woven City's anthem "Woven City."Akio Toyoda, Chairman of Toyota Motor Corporation and Master Weaver of Woven City said at the event: "This is Master Weaver Akio Toyoda. What we will spark here at Woven City is Kakezan ('multiplication')! No single company can create meaningful Kakezan on its own; it takes at least two. So let's gather our efforts, and with them our smiles. With plenty of smiles, doesn't it feel like we really can weave a brighter future together?"Since announcing its ambition to become a mobility company at CES 2018 and unveiling the Woven City concept at CES 2020, Toyota has steadily advanced from vision to reality by building a community of like-minded collaborators. Through Kakezan co-creation in Woven City, Toyota and WbyT aim to develop products and services that extend beyond the city to empower lives in Japan and around the world.ReferenceExample features of Woven City's test course for mobilityThree-type road systemCity-wideGround-level roads are classified into three types-one exclusively for pedestrians, one shared by pedestrians and personal mobility, and one dedicated to vehicles.Underground road networkUndergroundA fourth, underground road enables testing unaffected by weather or temperature conditions.Traffic signalsCity-wideA system that coordinates traffic signals with mobility, advancing safety through a three-pronged approach (mobility, people and infrastructure)Multifunctional polesCity-wideServing as both streetlights and traffic signal posts, these poles can also host sensors and cameras used in testing and co-creation activities Co-creation theme by InventorDaikin Industries, Ltd.Testing "pollen-less spaces" and "personalized functional environments"DyDo DRINCO, INC.Creating new value through innovative vending machine conceptsNISSIN FOOD PRODUCTS CO., LTD.Creating and evaluating food environments to inspire new 'food cultures'UCC Japan Co., Ltd.Conducting a proof-of-concept study to demonstrate the effect of coffee on creativity and productivityZoshinkai Holdings Inc.Leveraging data to realize innovative educational methods and new learning environmentsInterstellar Technologies Inc.Developing a robust rocket production system*Kyoritsu Seiyaku CorporationFinding new ways to enhance human-pet coexistenceNaoto Inti RaymiDeveloping future-oriented soundscapesToyotae-PaletteEnabling diverse services through a versatile BEV platform, including food and beverage offerings and other mobility service applications.Personal Mobility Vehicle (PMV)Providing safe, accessible, and enjoyable personal mobility through a shared service of compact, three-wheeled EVs.Summon ShareDelivering shared vehicles directly to users through an autonomous service using self-driving robots (Guide Mobi).WbyTSmart Logistics Simplifying the movement of goods through a delivery platform, with future applications such as cleaning and storage to support daily life.*Interstellar Technologies will conduct its work outside Woven City, with development support provided by Toyota and WbyT in the form of engineering know-how and technical staff Toyota Group Company InventorsA total of 12 Toyota Group companies are confirmed as Inventors:Toyota Industries Corporation, JTEKT Corporation, Toyota Auto Body Corporation, Toyota Tsusho Corporation, Aisin Corporation, Denso Corporation, Toyota Boshoku Corporation, Toyota Motor East Japan Corporation, Toyoda Gosei Corporation, Toyota Motor Kyushu Corporation, Toyota, WbyTToyota Motor Corporation works to develop and manufacture innovative, safe and high-quality products and services that create happiness by providing mobility for all. We believe that true achievement comes from supporting our customers, partners, employees, and the communities in which we operate. Since our founding over 80 years ago in 1937, we have applied our Guiding Principles in pursuit of a safer, greener and more inclusive society. Today, as we transform into a mobility company developing connected, automated, shared and electrified technologies, we also remain true to our Guiding Principles and many of the United Nations' Sustainable Development Goals to help realize an ever-better world, where everyone is free to move.SDGs Initiatives: https://global.toyota/en/sustainability/sdgs/ Copyright 2025 JCN Newswire via SeaPRwire.com. All rights reserved. www.jcnnewswire.com
More
Saham Robotika Teratas untuk Diinvestasikan Sekarang Berita

Saham Robotika Teratas untuk Diinvestasikan Sekarang

(SeaPRwire) - Dalam lanskap robotika yang berkembang pesat, investor dengan cermat mengamati perusahaan-perusahaan yang memimpin dalam inovasi dan kemajuan teknologi. Robotika bukan hanya masa depan; itu adalah masa kini, mendorong pertumbuhan signifikan di berbagai sektor, termasuk manufaktur, perawatan kesehatan, dan barang konsumsi. Salah satu perusahaan terkemuka di bidang ini adalah Intuitive Surgical (NASDAQ:ISRG), yang telah merevolusi sektor robotika medis dengan sistem bedah da Vinci-nya. Teknologi ini memungkinkan ahli bedah untuk melakukan operasi invasif minimal dengan presisi, menghasilkan waktu pemulihan yang lebih cepat dan pengurangan masa inap di rumah sakit bagi pasien. Pemain kunci lainnya adalah iRobot (NASDAQ:IRBT), yang terkenal dengan penyedot debu Roomba-nya. Perusahaan ini terus memperluas lini produknya, menggabungkan AI canggih untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan efisiensi. Seiring rumah menjadi lebih pintar, iRobot siap berada di garis depan robotika konsumen. Terakhir, ABB Ltd (NYSE:ABB) membuat kemajuan signifikan dalam otomatisasi industri. Dengan fokus pada robot kolaboratif, ABB membantu industri mengoptimalkan proses manufaktur mereka, mengurangi biaya, dan meningkatkan produktivitas. Teknologi canggih perusahaan ini sangat penting dalam membantu bisnis bertransisi ke Industri 4.0. Seiring robotika terus terintegrasi ke berbagai sektor, perusahaan-perusahaan ini menonjol karena inovasi, kehadiran pasar, dan potensi pertumbuhannya. Berinvestasi dalam robotika tidak hanya menawarkan peluang untuk keuntungan finansial yang besar tetapi juga partisipasi dalam membentuk masa depan berbagai industri. Catatan Kaki: Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut. Sektor: Top Story, Daily News SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya. Sistem da Vinci Intuitive Surgical telah menjadi pengubah permainan dalam bedah invasif minimal. . Inovasi iRobot terus memimpin pasar robotika konsumen. . ABB memelopori penggunaan robot kolaboratif dalam manufaktur. .
More
SCGJWD Logistics (SET: SJWD) implements roadmap further expanding cold storage investment base from CLMV + China to high-growth ASEAN countries ACN Newswire

SCGJWD Logistics (SET: SJWD) implements roadmap further expanding cold storage investment base from CLMV + China to high-growth ASEAN countries

BANGKOK, Sept 26, 2025 - (ACN Newswire via SeaPRwire.com) - SCGJWD Logistics PCL (SET: SJWD), the largest integrated logistics and supply chain service provider in ASEAN, is further expanding its cold storage warehouse business, increasing coverage from the CLMV + China group of countries to Indonesia, the Philippines, Malaysia and Singapore. This enlarged regional cluster reinforces the Company's position as a strong Cold Chain Hub in ASEAN, capitalizing on the growth of cold storage in the region and leveraging cold storage as a growth driver for the core business.SCGJWD Logistics Co-CEOs: Mr. Bunn Kasemsup (L) and Mr. Charvanin Bunditkitsada (R)Mr. Bunn Kasemsup, Co-CEO of SCGJWD Logistics, remarked that the Company recognized the economic growth potential in Indonesia, the Philippines, Malaysia and Singapore as leading ASEAN countries driving regional economies. "We are expanding our cold storage warehouse and temperature-controlled transport business from the 'CLMV + China' group of countries (Cambodia, Lao PDR, Myanmar, Vietnam + China) to these Southeast Asian countries to enhance our position as a Cold Chain Hub in ASEAN – a strong center of the cold storage warehouse business in ASEAN, including the creation of a regional cold storage warehouse clusters."SCGJWD has invested in logistics services in Indonesia since 2017 through joint venture PT SCG Barito Logistics, and is capable of providing country-wide logistics services, covering the major islands of Java, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, and Maluku. Services include land transport, general warehousing and dangerous goods storage, with a fleet of more than 200 trucks. In 2025, SCGJWD expects to realize a revenue of US$45 million, an 8% year-on-year increase, mainly from serving customers within the SCGJWD Group and Thai companies investing in Indonesia. SCGJWD has also entered into a joint venture with the Samudera Group, a major Indonesian shipping line operator, to manage cold storage warehouses, and is in negotiations for a business collaboration with a major Indonesian cold storage warehouse operator, which runs seven cold storage warehouses with a combined capacity of 30,000-40,000 pallets.In the Philippines, SCGJWD partnered with Royal Cargo, Inc (RCI), a leading integrated logistics and cold storage service provider in the country, to establish SCG Logistics Philippines Co., Ltd., a joint venture in 2023. SCGJWD recognized growth opportunities in the cold storage business in the Philippines and the potential in Royal Cargo, which operates over 140,000 square meters of cold storage space, capable of accommodating over 33,000 pallets. Discussions are currently underway to further expand investment in the Philippines.Malaysia was the latest country SCGJWD has invested in, partnering with Swift Haulage Berhad (SWIFT), a major integrated logistics service provider listed on the Malaysian Stock Exchange, to establish joint venture Swift Cold Chain Sdn Bhd to invest in three cold storage warehouse projects. These are: (1) The GVL Cold Chain project, within Shah Alam International Logistics Hub covering approximately 11,000 m2 with a 10,000 pallet capacity. Construction is expected to be completed in Q4 2025 for service in early 2026; (2) The cold storage warehouse project in Johor Bahru covering 10,000 m2 with a 10,000 pallet capacity. Preparations to start construction are currently under way and are expected to be completed in Q4 2026. Both these projects will require a total investment of more than 800 million baht; (3) The cold storage warehouse construction project in Penang, with an area of 10,000 to 20,000 m2. This project is expected to be finalized in Q1 2027."SCGJWD prioritizes the expansion of its logistics clusters in Indonesia, the Philippines, Malaysia, and Singapore, all of which are leading ASEAN countries with high growth potential. However, due to their archipelago-like geography, freight transport requires expertise and a truly comprehensive service network including solutions to meet the specific needs and addressing logistics and supply chain issues for customers. Therefore, we offer a wide range of services, including land, rail, and water transport; cold storage; general warehousing; and international freight forwarding, to meet the logistics needs of customers in each country and to ship goods from Singapore to Malaysia, the Philippines, or Indonesia," Mr Bunn said.Mr. Charvanin Bunditkitsada, Co-CEO of SCGJWD, stated that the 'CLMV + China' markets are strategically important for SCGJWD's cold storage business, with a broad market base covering both domestic consumption and import-export markets. This collaboration enables SCGJWD to connect and enhance its cross-border transportation services for temperature-controlled goods and general goods on the Thailand-ASEAN-China route. This has also led SCGJWD to adapt its transportation models and routes, including providing cross-border transportation services from other countries to Cambodia during the border closure period.SCGJWD, in collaboration with its partner RMA, has expanded its cold storage warehouse in Cambodia by 1,200 m2, bringing the total floor area to 3,400 m2, with an investment of US$550,000 (approximately 17.5 million baht). Recently, the Company partnered with Express Food Group (EFG), Cambodia's major operator of food chain franchises, including The Pizza Company, Dairy Queen, and Swensen's, to import and transport cooking equipment from Thailand to Cambodia. The Company offered a solution during border closure by adjusting the transportation route through Laos and Vietnam to Cambodia, as well as by sea routes. Furthermore, the Company provided services to 'TOUS les JOURS', a customer of EFG, to transport baking ingredients from Vietnam to its 6-7 branches in Cambodia. The Company also plans to expand its logistics services through a collaboration with its Vietnamese partner Transimex, which is a comprehensive end-to-end logistics provider, to supply temperature-controlled freight services for BigC.SCGJWD's goal is to make cold storage and temperature-controlled transportation a core growth driver, which aligns with the overall projection of the cold storage business in ASEAN from 2022 to 2027. A good example is Indonesia, whose total cold storage market is expected to increase by nearly 80%, from US$6.9 to US$12.5 billion. The Philippines' market is likewise expected to increase by 46.5% from US$5 to US$7.4 billion. Malaysia's market is expected to increase by 29.5% from US$1.836 to US$2.377 billion, and Singapore's market is forecast to increase by 25.6 percent from US$829 million to US$1.041 billion, while Vietnam's market is projected to increase by 47.2% from US$4.3 to US$6.4 billion, and Thailand's market is expected to increase by 38.7% from US$3.4 to US$4.7 billion.In Thailand, SCGJWD is currently expanding its investment in ten cold storage warehouses in six provinces, covering strategic industrial areas of Samut Sakhon, Samut Prakan, Pathum Thani, Chachoengsao, and Saraburi, as well as the northern province of Chiang Mai, with a combined floor area of over 160,000 square meters, able to support over 100,000 tons of goods or 240,000 pallets. Plans are also afoot to expand investment in Surat Thani and Khon Kaen provinces to increase service potential to ultimately cover all regions of Thailand.For more information, please visit https://www.scgjwd.com/en Press release by MT Multimedia Co Ltd for SCGJWD Logistics PCL.For more information, please contact:Thiyaporn Sriadunphan (Dah)Tel: +66 87 556 6974E-mail: thiyaporn.s@mtmultimedia.comAbout SCGJWD Logistics PCL (SET: SJWD)SCGJWD Logistics PCL was created when SCG Logistics Management Co Ltd and JWD InfoLogistics PCL, two leading logistics and supply chain service providers at the ASEAN level, together announced a merger deal on Oct 24, 2022, to become the largest Integrated Logistics and Supply Chains Solutions Provider in ASEAN. Formally recognized on Feb 24, 2023, the Company is jointly managed by Co-Chief Executive Officers (Co-CEOs) Mr. Bunn Kasemsup, representing SCGL, and Mr. Charvanin Bunditkitsada, representing JWD. (SET: SJWD) https://www.scgjwd.com/en Copyright 2025 ACN Newswire via SeaPRwire.com. All rights reserved. www.acnnewswire.com
More
Saksikan Masa Depan Inovatif di Global Digital Trade Expo: Pameran Perdagangan Digital Global ke-4 Resmi Dibuka di Hangzhou SeaPRwire

Saksikan Masa Depan Inovatif di Global Digital Trade Expo: Pameran Perdagangan Digital Global ke-4 Resmi Dibuka di Hangzhou

Pada tanggal 25 September, Pameran Perdagangan Digital Global keempat resmi dibuka di Hangzhou, Provinsi Zhejiang, dan berlangsung selama lima hari. Dengan tema “Menyaksikan Masa Depan Inovatif di Pameran Perdagangan Digital Global”, pameran tahun ini menghadirkan ajang internasional bagi sektor perdagangan digital melalui pameran, konferensi, kompetisi, serta kegiatan investasi dan pembiayaan. Uni Emirat Arab dan Indonesia menjadi negara tamu kehormatan, sementara Provinsi Shaanxi ditetapkan sebagai provinsi tamu kehormatan. Sebanyak 1.812 peserta pameran dari 154 negara dan wilayah berpartisipasi dalam pameran ini, dengan kehadiran 42.000 pembeli profesional untuk melakukan pengadaan, termasuk lebih dari 11.000 pembeli internasional. Total area pameran mencapai lebih dari 150.000 meter persegi, menampilkan satu area utama perdagangan digital yang menghadirkan teknologi mutakhir seperti perangkat komputasi, model bahasa besar, dan robot AI berwujud. Sorotan acara meliputi: Robot Robbyant dari Ant Group yang memasak langsung di lokasi, STAR.VISION yang mengundang pengunjung menuliskan “mimpi perdagangan digital bulan mereka”, serta pratinjau permainan “Black Myth: Zhong Kui”. Terdapat tujuh area pameran industri khusus—kecerdasan buatan, hiburan digital, e-commerce Jalur Sutra, mobilitas pintar, kesehatan digital, ruang pintar, dan logistik pintar—yang menampilkan skenario masa depan di mana teknologi digital memberdayakan perkembangan di bidang kesehatan, perencanaan kota, logistik, dan sektor lainnya, guna mencapai tujuan menyentuh masa depan melalui eksplorasi pameran. Tahun ini, pameran menyelenggarakan delapan acara tematik utama, termasuk upacara pembukaan, Hari E-commerce Jalur Sutra, Hari Perdagangan Digital Afrika, dan Dialog Zona Ekonomi Khusus BRICS, bersama dengan lebih dari 30 kegiatan industri serta investasi dan pembiayaan seperti acara sampingan “AI dan Komputasi Ruang Angkasa”, sesi Perdagangan Digital dan Pemberdayaan Perempuan—“Ilmuwan Perempuan + Pengusaha Perempuan”, serta peluncuran Kompetisi UN DATATHON China 2025. Acara-acara ini menciptakan jendela panorama yang menunjukkan bagaimana teknologi digital memberdayakan ribuan industri dan menjangkau jutaan rumah tangga, memungkinkan peserta untuk “menyentuh teknologi, merasakan masa depan, dan meraih peluang”. Yang paling menonjol adalah “Hari Modal Ventura Inovasi Perdagangan Digital” perdana, di mana lebih dari 100 proyek inovasi teknologi terpilih untuk berinteraksi secara mendalam dengan modal global. Selama pameran, organisasi internasional, lembaga pemikir terkemuka, dan perusahaan besar termasuk International Trade Centre PBB, Forbes, dan CCID merilis pencapaian dan peringkat penting seperti Laporan Pengembangan Perdagangan Digital Global 2025, Laporan Pengembangan Perdagangan Digital China 2025, serta daftar “10 Profesional Muda Terbaik di Bawah 35 Tahun dalam Perdagangan Digital”. Pameran Perdagangan Digital Global diselenggarakan setiap tahun di Hangzhou, Tiongkok. Pameran ini bukan hanya merupakan ajang penting untuk menampilkan teknologi, produk, dan ekosistem terbaru dalam perdagangan digital, tetapi juga platform terbuka untuk kerja sama ekonomi dan perdagangan di era baru, serta pembangunan bersama negara-negara di dunia dengan hasil yang saling menguntungkan.
More
Witness the Innovative Future at the Global Digital Trade Expo, The Fourth Global Digital Trade Expo Kicks off in Hangzhou SeaPRwire

Witness the Innovative Future at the Global Digital Trade Expo, The Fourth Global Digital Trade Expo Kicks off in Hangzhou

On September 25, the five-day fourth Global Digital Trade Expo kicked off in Hangzhou, Zhejiang Province. Themed with “Witness the Innovative Future at the Global Digital Trade Expo”, this year’s expo created an international showcase for the digital trade sector through exhibitions, conferences, competitions, and investment and financing activities. The United Arab Emirates and Indonesia served as guest countries of honor, with Shaanxi Province as the guest province of honor. A total of 1,812 exhibitors from 154 countries and regions participated in the exhibition, with 42,000 professional buyers attending for procurement, including over 11,000 international buyers. The total exhibition area exceeds 150,000 square meters, featuring one main digital trade exhibition area that showcases cutting-edge technologies including computing power equipment, large language models, and embodied AI robots. Highlights include Ant Group’s Robbyant robot cooking on-site, STAR.VISION inviting visitors to write down their “lunar digital trade dreams”, and previews of the “Black Myth: Zhong Kui”. Seven specialized industry exhibition areas—artificial intelligence, digital entertainment, Silk Road e-commerce, smart mobility, digital healthcare, smart spaces, and smart logistics—presented future scenarios where digital technology empowers development in healthcare, urban planning, logistics, and other sectors, achieving the goal of touching the future via exploring the expo. This year’s expo hosted eight major thematic events including the launching ceremony, Silk Road E-commerce Day, African Trade Digital Day, and the BRICS Special Economic Zones Dialogue, along with over 30 industry and investment and financing matching activities such as the “AI and Space Computing” side event, Digital Trade and Women’s Development—“Female Scientists + Female Entrepreneurs”, and the launching ceremony for the 2025 UN DATATHON China Competition. These events created a panoramic window into how digital technology empowers thousands of industries and reaches millions of households, allowing participants to “touch technology, sense the future, and seize opportunities.” The inaugural “Digital Trade Innovation Venture Capital Day” was particularly noteworthy, with over 100 technology innovation projects selected for deep engagement with global capital. During the expo, international organizations, leading think tanks, and top enterprises including the International Trade Centre of the United Nations, Forbes, and CCID released significant achievements and rankings such as the Global Digital Trade Development Report 2025, the Report on China’s Development of Digital Trade 2025, and the “Top 10 Outstanding Young Professionals Under 35 in Digital Trade.” The Global Digital Trade Expo is held annually in Hangzhou, China, It is not only an important showcase for new technologies, products, and ecosystems in digital trade, but also an open platform for economic and trade cooperation in the new era and shared development of countries worldwide with win-win outcomes.
More
Nanning Rail Transit Investment Group Achieves Remarkable Results at CAEXPO: Empowering ASEAN and BRI Cooperation with Service Capabilities Across the Entire Chain ACN Newswire

Nanning Rail Transit Investment Group Achieves Remarkable Results at CAEXPO: Empowering ASEAN and BRI Cooperation with Service Capabilities Across the Entire Chain

Nanning, China, Sept 26, 2025 - (ACN Newswire via SeaPRwire.com) - The 22nd China-ASEAN Expo (CAEXPO) took place in Nanning, Guangxi, China, from September 17 to 21, 2025. Nanning Rail Transit Investment Group served as a bridge for regional cooperation through diversified approaches such as project agreements, technology export, and cooperation and exchanges, showcasing the comprehensive strength of state-owned enterprises and delivering significant achievements.During the CAEXPO this year, the Group signed three cooperation projects with JD.com and other enterprises, with a total investment of RMB 850 million, covering the fields of green energy and artificial intelligence (AI). The Group also joined hands with the Shenzhen Institute of Computing Sciences and Funeng Technology Holdings (Shenzhen) Co., Ltd. to establish the "Intelligent Transportation AI Data Joint Laboratory," integrating resources from all three parties to explore innovative smart rail transit applications and advance the commercialization of scientific and technological achievements. Leveraging the ASEAN Metro Cooperation Committee of the China Association of Metros, the "China-ASEAN Rail Transit Training Base" was officially inaugurated. This initiative integrates resources from the government, enterprises, and schools to cultivate high-quality rail transit professionals who possess both expertise and an international perspective, drive innovation in smart rail transit technologies, and facilitate the commercialization of achievements, thereby deepening collaboration between China and ASEAN in the rail transit sector. As the host enterprise, the Group also organized the 2nd China-ASEAN International Seminar on Railway Interconnectivity Standardization, actively establishing a regional platform for talent cultivation and joint standard-setting. At the Nanning-Hanoi Economic Corridor and the "Belt and Road" Nanning Friendship Cities Exchange Conference, the Group developed a customized "MaaS Smart Mobility+" solution to meet the needs of Khon Kaen, Thailand, for an integrated smart transportation system (Model as a Service, MaaS), providing tailored solutions for smart transportation across ASEAN. The "Guangxi AI + Low-altitude Economy Industry-Education Integration Community" was inaugurated, which marked a deepened collaboration among the government, industry, colleges and universities, research institutes, and users. The ASEAN 10-country, multilingual, real-time translation AI-powered intelligent and digital subway customer service system, jointly developed with Unisound, also drew significant attention during the CAEXPO. During the CAEXPO, delegations from 12 government and business associations representing seven countries, including the United Kingdom, Myanmar, and Vietnam, visited and conducted on-site inspections of key facilities, such as the Network Operations Command Center (NOCC), the Intelligent Operations and Maintenance Center, and the Nanning Railway S&T Innovation Industrial Park. They gave high praise to Nanning subway's efficient and intelligent operations and its 99.99% train punctuality rate, commending it as a benchmark for ASEAN rail transit operations.Established in 2008, Nanning Rail Transit Investment Group comprises 77 subsidiaries at various levels and employs more than 12,000 people. The Group has been repeatedly recognized as an "Excellent Enterprise in Guangxi" and listed among the "Top 100 Enterprises in Guangxi." Currently, the Group operates five subway lines that extend a total of 128.2 kilometers. In the first half of 2025, passenger ridership exceeded 187 million, with a passenger density of 8,300 individuals per kilometer per day, which ranked the Group 12th among 53 subway operators nationwide.In terms of industrial layout, the Group has established a coordinated model integrating rail transit construction and operation, equipment manufacturing, digital economy, and urban development. Its Nanning Rail Transit Intelligent Manufacturing Industrial Park and Nanning Railway S&T Innovation Industrial Park have attracted nearly 50 high-end enterprises, forming an industrial cluster. The Group's independently developed intelligent operation and maintenance system, protected by 54 patents, serves more than 70 lines across 14 cities in China. In the realm of smart cities, the Group has developed a smart platform enabling seamless integration between public transportation and shared mobility, advancing the MaaS model through "industrial investment + digital services." The "Nanning Railway One-Code Access" and "Nanning Railway APP" have served over 8 million users, facilitating over 10 billion travel scenario connections.At present, the Group has built an investment-construction-operation-management integrated system encompassing all aspects of rail transit, including design, construction, operation, consulting, maintenance, equipment manufacturing, and talent cultivation. It can provide comprehensive solutions throughout the entire chain and continues to contribute to the high-quality development of China-ASEAN rail transit and the advancement of the Belt and Road Initiative (BRI).Company: Nanning Rail Transit Investment Group Co., Ltd.Email: gdtzwx1@nngdjt.com Website: http://www.nngdjt.com Telephone: +86 771 2332897 Copyright 2025 ACN Newswire via SeaPRwire.com. All rights reserved. www.acnnewswire.com
More

Chery Auto Debuts on HKEX: Dual-Power Strategy Fuels Value Discovery Prospects

HONG KONG, Sep 26, 2025 - (ACN Newswire via SeaPRwire.com) – On 25 September, Chery Automobile Co., Ltd. (“Chery Auto”, stock code: 9973.HK), a globally recognized passenger vehicle company, was officially listed on the Main Board of HKEX. The listing marks a key milestone in the company’s globalization strategy and further strengthens its presence in the capital markets, providing a powerful impetus for its sustainable growth in the future.Continuously Expanding Brand and Product Matrix, Driving Steady Sales GrowthIt is reported that Chery Auto is a globally renowned passenger vehicle company. Since its founding in 1997, the Company has consistently adhered to the principles of leading industrial innovation and engaging in the global market. It is committed to providing high quality passenger vehicles to users worldwide, with a product portfolio covering both internal combustion engine (ICE) vehicles and new energy vehicles (NEVs), catering to the distinct and evolving needs and preferences of customers in both domestic and overseas markets.In terms of brand and product matrix, Chery Auto has carefully developed five major brands, namely CHERY, JETOUR, EXEED, iCAR, and LUXEED. Each of these brands presents a distinct positioning, modality style and aesthetic experience to capture the significant growth potentials across market segments.Among them, CHERY, as the Company’s signature brand, is primarily positioned as a first-rated car brand of safety, comfort and quality for the mass market and family use. JETOUR is dedicated to serving customers who are passionate about family travel and outdoor leisure. The EXEED brand targets customers who value performance and elegance, and provides them with a smooth and sophisticated travel experience through exquisite craftsmanship and exceptional quality. iCAR targets tech-savvy and freedom-seeking Generation Z customers, delivering cutting-edge, intelligent, and engaging mobility experiences. LUXEED caters to users who pursue intelligent features, high performance, and innovation. By leading with innovation and offering technology-driven driving experiences, it fulfills their desire for and aspiration toward advanced technology.Benefiting from a diverse product portfolio and precise market positioning, Chery Auto has achieved sustained sales growth. In 2024, there were eight models with an average monthly sales of over 10,000 units, namely Tiggo 8, Tiggo 7, JETOUR Traveler, Tiggo 5X, JETOUR X70, Arrizo 8, OMODA 5 and LUXEED R7, covering both sedan and SUV models.Actively Embracing the New Energy Transition Opportunities with Outstanding Performance GrowthWhile consolidating its existing product advantages, Chery Auto proactively seizes the opportunities presented by the global automotive industry’s transition to new energy, and rapidly launches high-end new energy brands and models, driving the upward expansion of its new energy brand portfolio.Since 2023, Chery Auto has successfully launched iCAR and LUXEED, on top of EXEED, a high-end product series under EXLANTIX, and Fulwin and Shan Hai, two NEV product series under the CHERY and the JETOUR brand, respectively. These brands and product series cover A-class to C-class models with powertrain types including battery electric vehicles (BEVs), plug-in hybrid electric vehicles (PHEVs) and REEVs. According to Frost & Sullivan, Chery Auto’s NEV sales increased by 267.4% in 2024 compared to 2023, ranking No. 1 among the top 20 passenger vehicle companies globally and further enhancing its brand value.Leveraging its expanding brand portfolio and technologically advanced, high performance products series, Chery Auto has experienced rapid growth in both revenue and net profit. Its revenue increased from RMB92,618 million in 2022 to RMB269,897 million in 2024, representing a CAGR of 70.7%. The net profit increased from RMB5,806 million in 2022 to RMB14,334 million in 2024, representing a CAGR of 57.1%. In the first quarter of 2025, the company reported revenue of RMB68,223 million, representing a year-on-year increase of 24.2%, and net profit of RMB4,726 million, surging 90.9% year on year.In the medium to long term, the global automotive industry is poised for continued expansion, driven by the increase of the global penetration rate of NEVs, iterative advancements in intelligent technology, and growing demand from emerging markets. As a leading Chinese automotive brand, Chery Auto is accelerating the development of a business ecosystem characterized by both high growth potential and strong risk resilience. This strategy is underpinned by its dual-powertrain (ICEs and NEVs) business model and in-house R&D capabilities across the entire value chain. The listing in Hong Kong is expected to draw greater investor attention to Chery Auto’s growth potential and competitive advantages, thereby embarking on a journey of investment value discovery for the company. Copyright 2025 ACN Newswire via SeaPRwire.com. All rights reserved. www.acnnewswire.com
More
HEYONE Bangkok Pop-Up Continues to Surge in Popularity, MIMI’s Chinese-Style Limited Edition Goes Viral Again SeaPRwire

HEYONE Bangkok Pop-Up Continues to Surge in Popularity, MIMI’s Chinese-Style Limited Edition Goes Viral Again

On September 12, 2025, Chinese designer toy brand HEYONE launched a month-long large-scale themed pop-up event at Bangkok’s iconic commercial and cultural complex, ICONSIAM. The event, themed “Heyday Playland,” covers more than 1,000 square meters, becoming a new landmark for Bangkok’s designer toy culture. As of press time, the event has already attracted more than 5,000 visitors for on-site viewing and purchases. Multiple Thai mainstream media outlets such as Daily News and Bangkok Post reported live from the event, while well-known celebrities including Pond Ponlawit and ICE PARISS made appearances. With a series of limited new products released successively, the event’s influence has further expanded, making it one of the most influential cultural events in Thailand’s designer toy sector this September. MIMI Designer Signing Event, Chinese-Style Series Reaches Record Popularity Founded in 2022, HEYONE focuses on creating trendy culture and sharing pure playfulness. The brand has developed an IP portfolio represented by “OZAl” “MIMI,” and “R3NA,” which has been well-received by designer toy enthusiasts at home and abroad, becoming one of the most closely followed original Chinese toy labels. At this event, HEYONE launched new editions of representative IPs including “OZAl– The Silent Tragicomedy” and “MIMI – Full Moon Moment,” which were warmly welcomed by fans. The much-anticipated overseas-exclusive blind box series “MIMI – Jiuzhou Odyssey” was also launched on September 13. With MIMI traveling across China as its theme, the series ingeniously incorporates classical Chinese aesthetic elements such as oil-paper umbrellas, lanterns, and scrolls. The storyline includes representative locations such as Sichuan and Chang’an, showcasing the natural and cultural essence of traditional China. The products sold out immediately upon release. Since its creation, MIMI has released more than ten series. With its outstanding Chinese-inspired designs and profound cultural foundation, it has been widely loved by designer toy enthusiasts. Series such as “MIMI – WuShi Xiao YaoGuai” and “MIMI – The Poem of Nature” went viral, leading to MIMI being hailed as the “No.1 Chinese-style IP” in the designer toy world. This event marked the first offline release of the “MIMI – Jiuzhou Odyssey” series. At the launch ceremony, designer HUHU held a signing session for fans, posed for photos, interacted warmly, and carefully listened to their impressions and suggestions about the new release. HUHU said: “Chinese aesthetics are the soul of MIMI. This overseas-exclusive collection is designed to make MIMI a cultural link, allowing global fans to appreciate the landscapes of China and experience the profound charm and unique beauty of traditional Chinese culture.” One fan, after the interaction, could not hide her joy, saying: “It is such an honor to meet HUHU. I have always been fascinated by traditional Chinese culture, and MIMI perfectly captures the essence of Chinese aesthetics. The ‘Jiuzhou Odyssey’ series is compelling from its design to its story, and it makes me look forward even more to Chinese-style designer toys.” Viral Success in Thailand, HEYONE Uses Designer Toys to Spread Chinese Culture Since the second half of this year, HEYONE has actively participated in major international exhibitions in South Korea, Indonesia, and Singapore, and launched pop-up events in various global markets. This collaboration with Bangkok’s well-known commercial center ICONSIAM marks the first stop of the global “Heyday Playland” pop-up tour. HEYONE has long cultivated the Thai market, having exhibited at the Thailand Toy Expo (TTE) for three consecutive years. At this year’s expo, HEYONE presented the MIMI series new product “Ice Age Baby Elephant,” which sparked heated discussions. This Thailand-themed limited edition incorporated the auspicious symbolism of elephants in Thai culture with traditional Chinese design, blending Thai patterns with glacial motifs. While preserving MIMI’s Chinese aesthetic, it cleverly infused local cultural elements, and was enthusiastically welcomed by Thai consumers. Driven by the wave of globalization, designer toys have become a new force for spreading Chinese culture abroad, standing out in overseas markets with unique charm. Represented by MIMI, HEYONE’s original IPs have become cultural phenomena thanks to their deep cultural content and emotional resonance. The success of the “Heyday Playland” pop-up in Bangkok shows that Chinese traditional culture, carried through designer toys, is gaining popularity worldwide. For HEYONE, the mission has gone beyond simply “selling products” to taking on the role of “spreading culture.” Looking ahead, designer toys are expected to become a new “language” for dialogue between China and the world, vividly telling Chinese stories, promoting culture, and fostering multicultural exchange. As a leading brand in the designer toy industry, HEYONE has already made its mark internationally. Moving forward, it will continue to play a leading role, injecting strong momentum into the global expansion of Chinese designer toy culture and helping Chinese culture shine on the world stage. HEYONE Official Website: https://heyoneglobal.com/
More
Trump menggantungkan harapan perdamaian Gaza pada rencana 21 poin saat Israel, Houthi melanjutkan pertempuran mematikan Informasi

Trump menggantungkan harapan perdamaian Gaza pada rencana 21 poin saat Israel, Houthi melanjutkan pertempuran mematikan

(SeaPRwire) - Ketika rencana perdamaian baru Presiden beredar di Perserikatan Bangsa-Bangsa, Israel melancarkan serangan jarak jauh jauh di dalam Yaman, mengenai sasaran lebih dari 2.000 kilometer dari rumah dan menggarisbawahi betapa bergejolaknya Timur Tengah bahkan saat diplomasi berlangsung di New York.Trump meluncurkan inisiatif 21 poin untuk mengakhiri perang Gaza selama pertemuan dengan para pemimpin Arab di sela-sela minggu ini.Seorang pejabat Gedung Putih, berbicara secara latar belakang, mengatakan kepada Digital, "Presiden menggarisbawahi keinginannya untuk mengakhiri pertempuran di Gaza dengan cepat. Utusan khusus Witkoff merangkum rencana AS untuk Gaza, termasuk pengembalian semua sandera, baik yang hidup maupun yang tewas, tidak ada lagi serangan terhadap Qatar, dialog baru antara Israel dan Palestina untuk hidup berdampingan secara damai, dan lain-lain."Mitra asing menyatakan kesepakatan luas bahwa Presiden Trump adalah satu-satunya yang bisa mengakhiri pertempuran di Gaza dan menyatakan harapan bahwa mereka bisa bekerja sama dengan Utusan Khusus Witkoff untuk mempertimbangkan rencana Presiden saat Amerika terus berinteraksi dengan pejabat Israel," tambah pejabat Gedung Putih itu.Para pejabat Arab mengatakan kepada Digital bahwa, selama pertemuan, para pemimpin mendesak Trump untuk mengkonfirmasi bahwa ia akan memblokir aneksasi Israel atas Tepi Barat, menggambarkan diskusi tersebut sebagai "produktif."Berbicara di Concordia Annual Summit di New York, utusan khusus AS untuk Timur Tengah Steve Witkoff juga menggambarkan pertemuan yang "sangat produktif" pada hari Selasa antara Trump dan para pejabat dari Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Mesir, Yordania, Turki, Indonesia, dan Pakistan."Kami mempresentasikan apa yang kami sebut rencana perdamaian 21 poin Trump di ," kata Witkoff. "Saya pikir ini mengatasi kekhawatiran Israel serta kekhawatiran negara-negara tetangga di wilayah tersebut."Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas, berbicara dalam pidato UNGA yang direkam setelah , juga memberi sinyal dukungan."Kami menyatakan bahwa kami siap bekerja dengan Presiden AS Donald Trump dan dengan Kerajaan Arab Saudi dan Prancis, Perserikatan Bangsa-Bangsa dan semua mitra untuk mengimplementasikan rencana perdamaian yang disetujui dalam konferensi yang diadakan pada tanggal 22 September, dengan cara yang akan mengarah pada perdamaian yang adil dan kerja sama regional," kata Abbas.Abbas menambahkan bahwa Otoritas Palestina siap mengambil alih keamanan dan pemerintahan di Gaza, sementara Hamas harus melucuti senjatanya."Fajar kebebasan akan muncul, dan bendera Palestina akan berkibar tinggi di langit kami sebagai simbol martabat, ketabahan, dan kebebasan dari belenggu pendudukan," katanya. "Palestina adalah milik kami. Yerusalem adalah permata hati kami dan ibu kota abadi kami. Kami tidak akan meninggalkan tanah air kami. Kami tidak akan meninggalkan tanah kami."Israel , sebelum berangkat ke New York, di mana ia dijadwalkan untuk berpidato di UNGA pada hari Jumat, mengatakan tanpa secara langsung mengomentari proposal 21 poin tersebut, "Di Washington, saya akan bertemu untuk keempat kalinya dengan Presiden Trump, dan saya akan mendiskusikan dengannya peluang besar yang telah dibawa oleh kemenangan kami, serta kebutuhan kami untuk menyelesaikan tujuan perang: untuk mengembalikan semua sandera kami, untuk mengalahkan Hamas, dan untuk memperluas lingkaran perdamaian yang telah datang kepada kami setelah kemenangan bersejarah."Bahkan saat Trump mendorong diplomasi di New York, Israel memperluas kampanyenya melawan milisi yang didukung Iran. IDF mengkonfirmasi pada hari Kamis bahwa mereka melakukan gelombang serangan udara besar-besaran terhadap target Houthi di Sana’a, Yaman, kurang dari 24 jam setelah drone Houthi menabrak sebuah hotel di Eilat, melukai 24 orang, dua di antaranya serius.Media Saudi dan Israel melaporkan lebih dari 10 serangan selama pidato mingguan Houthi, menargetkan pusat komando, markas intelijen, dan kompleks militer. Pejabat Israel memperkirakan lebih dari 50 militan tewas. IDF mengatakan operasi tersebut melibatkan puluhan pesawat dan pengisian bahan bakar jarak jauh, menandai serangan ke-15 Israel di Yaman sejak perang dimulai.Menteri Pertahanan Israel Katz mengatakan serangan itu, yang dilakukan dengan nama sandi Package Delivered, memberikan pukulan telak."Kami menyerang banyak target teror rezim Houthi di Sana’a, menewaskan puluhan operatif dan menghancurkan tumpukan drone dan senjata," kata Katz. "Seperti yang saya janjikan kemarin — mereka yang menyakiti kami akan dilukai tujuh kali lipat."Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut. Sektor: Top Story, Daily News SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.
More
Flotila Greta Thunberg Dihujani Musik Abba Setelah Radio Dibajak: Laporan Informasi

Flotila Greta Thunberg Dihujani Musik Abba Setelah Radio Dibajak: Laporan

(SeaPRwire) - dan flotilla-nya dibombardir dengan musik Abba setelah pembajak menyadap radio mereka, menurut laporan. bahwa Global Sumud Flotilla (GSF) menyalahkan Israel atas aksi tersebut, yang memutar lagu Abba "Lay All Your Love On Me" berulang-ulang selama berjam-jam—kemungkinan sindiran terhadap asal-usul Thunberg dari Swedia.Flotilla ini adalah bagian dari gerakan puluhan kapal dari 44 negara yang membawa makanan, air, dan obat-obatan untuk warga sipil di Gaza. Beberapa kapal dalam armada itu menjadi sasaran serangan musik tersebut, lapor GB News."Mereka mengacaukan radio kami," kata anggota GSF Yasemin Acar dalam sebuah video dengan musik Abba yang menggelegar di latar belakang. "Kami tidak tahu dari mana suara ini berasal, tetapi kapal-kapal lain mengalami hal yang sama," tambah Acar.GSF mengklaim di media sosial bahwa drone menargetkan beberapa kapal dalam flotilla pada hari Selasa, yang dilaporkan merusak peralatan komunikasi dan beberapa tiang kapal.Flotilla ini tinggal beberapa hari lagi untuk mencapai sekitar 200 mil dari pantai Gaza. Awal bulan ini, para pejabat Tunisia menolak klaim kelompok tersebut bahwa sebuah drone membombardir salah satu kapal utamanya.Kelompok itu mengatakan kapal berbendera Portugal tersebut mengalami kerusakan pada dek utama dan penyimpanan di bawahnya, tetapi tidak ada yang terluka. Kementerian Dalam Negeri Tunisia mengatakan laporan serangan drone di pelabuhan Sidi Bou Said "tidak berdasar", dan mengatakan sedang menyelidiki kebakaran di dek, lapor Reuters."Tindakan agresi yang bertujuan untuk mengintimidasi dan menggagalkan misi kami tidak akan menghalangi kami," kata GSF dalam sebuah pernyataan. "Misi damai kami untuk mematahkan pengepungan Gaza dan berdiri dalam solidaritas dengan rakyatnya terus berlanjut dengan tekad dan resolusi."Upaya kedua Thunberg dalam memimpin flotilla ini terjadi di tengah perang di Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 63.000 orang, menurut kementerian kesehatan Gaza yang dikelola Hamas.Dalam konferensi pers di Barcelona sebelum keberangkatan, Thunberg membingkai misi ini sebagai tindakan untuk bertahan hidup."Kisah di sini adalah tentang Palestina. Kisah di sini adalah bagaimana orang-orang sengaja dirampas hak-hak dasar untuk bertahan hidup," kata Thunberg, menuduh bahwa Israel melanggar hukum internasional dengan "secara tidak sah mencegat kapal-kapal di perairan internasional" dan mencegah bantuan kemanusiaan mencapai warga sipil.Ini bukan upaya pertama Thunberg dalam menyalurkan bantuan. Pada bulan Juni, dia dideportasi setelah pasukan Israel menghentikan kapalnya, Madleen, bersama 11 orang lainnya di dalamnya. Israel telah memberlakukan blokade laut di Gaza sejak Hamas mengambil kendali pada tahun 2007, dengan alasan bahwa itu diperlukan untuk mencegah penyelundupan senjata.Blokade tersebut tetap berlaku selama perang saat ini yang dipicu oleh serangan terhadap Israel.Stephen Sorace dan Emma Bussey dari Digital berkontribusi pada laporan ini.Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut. Sektor: Top Story, Daily News SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.
More
Pendaki gunung nekat mencetak sejarah bermain ski menuruni Gunung Everest melalui zona kematian tanpa oksigen Informasi

Pendaki gunung nekat mencetak sejarah bermain ski menuruni Gunung Everest melalui zona kematian tanpa oksigen

(SeaPRwire) - Seorang pendaki gunung telah mengukir sejarah dengan menjadi orang pertama yang bermain ski menuruni tanpa menggunakan oksigen tambahan, dikonfirmasi oleh penyelenggara ekspedisi pada Kamis. Pencapaian warga negara Polandia Andrzej Bargiel juga disambut sebagai momen penting dalam dunia .Bargiel, 37, mencapai puncak tertinggi dunia setinggi 29.032 kaki pada 22 September sebelum mengenakan ski-nya dan memulai penurunannya yang besar. "Saya berada di puncak gunung tertinggi di dunia, dan saya akan menurunkannya dengan ski," kata Bargiel dalam video yang diunggah ke halaman Instagram-nya sebelum meluncur dari puncak yang bersalju.Menurut , Seven Summit Treks, penyedia perlengkapan asal Nepal yang mengelola ekspedisi Bargiel, mengkonfirmasi penurunannya adalah yang pertama dari jenisnya.Dilaporkan bahwa atlet tersebut membagi aksi ini menjadi dua bagian, pertama bermain ski ke Camp II sebelum bermalam dan kemudian melanjutkan melalui apa yang disebut sebagai Khumbu Icefall yang berbahaya keesokan paginya. Orang-orang telah mencoba penurunan ski dari Everest di masa lalu, tetapi tidak ada yang menyelesaikan jalur tersebut tanpa oksigen tabung.Pada tahun 2000, Davorin Karnicar dari Slovenia menjadi yang pertama bermain ski dari puncak ke Base Camp, tetapi ia mengandalkan oksigen tambahan. Saudaranya, Bartek, membantu dengan menerbangkan drone yang membantunya menuntunnya dengan aman melewati gletser, lapor AFP."Ini sangat menantang, dan belum ada yang melakukannya sebelumnya," kata Chhang Dawa Sherpa dari Seven Summit Treks kepada AFP.Bargiel juga menghabiskan hampir 16 jam di apa yang disebut "zona kematian" di atas 8.000 meter, di mana kadar oksigen sangat rendah dan sulit untuk bertahan hidup tanpa udara tabung. Ketika ia mencapai base camp, Bargiel disambut dengan khada, syal upacara Buddha, sebagai pengakuan atas keberhasilannya.Perdana Menteri Polandia merayakan pencapaian tersebut di X, menulis, "Langit adalah batasnya? Tidak bagi orang Polandia! Andrzej Bargiel baru saja bermain ski menuruni Gunung Everest."Bargiel dilaporkan bukan orang asing dalam pencapaian pertama di ketinggian. Pada tahun 2018, ia menjadi orang pertama yang bermain ski menuruni K2 Pakistan, gunung tertinggi kedua di dunia, sebuah prestasi yang dicatat BBC News didedikasikan untuk seratus tahun kemerdekaan Polandia. Ia juga pernah mencoba Everest pada tahun 2019 dan lagi pada tahun 2022 tetapi digagalkan oleh es yang tidak stabil dan angin kencang. Digital telah menghubungi Andrzej Bargiel untuk dimintai komentar.Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut. Sektor: Top Story, Daily News SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.
More
Cameco vs. Oklo: Mana yang Lebih Baik? Berita

Cameco vs. Oklo: Mana yang Lebih Baik?

(SeaPRwire) - Sektor energi berkembang pesat, dengan perusahaan-perusahaan terus berupaya berinovasi dan beradaptasi dengan tantangan baru. Dua perusahaan yang menjadi berita utama di bidang ini adalah Cameco dan Oklo, keduanya memiliki posisi unik di pasar. Cameco (NYSE:CCJ) adalah pemain yang mapan dalam industri pertambangan uranium, sementara Oklo, sebuah perusahaan swasta, dikenal karena karyanya yang pionir dalam reaktor nuklir canggih. Cameco telah menjadi kekuatan yang signifikan di sektor energi nuklir selama beberapa dekade. Perusahaan ini adalah salah satu produsen uranium terbesar secara global, mendapatkan keuntungan dari lonjakan permintaan karena negara-negara berupaya mengurangi emisi karbon dan mengadopsi sumber energi yang lebih bersih. Pengalaman luas perusahaan, ditambah dengan cadangan yang besar, menempatkannya pada posisi yang baik untuk memenuhi kebutuhan uranium yang terus meningkat. Sebaliknya, Oklo adalah pendatang baru dengan fokus pada teknologi reaktor nuklir generasi berikutnya. Mikroreaktornya yang ringkas dan efisien berjanji untuk merevolusi cara energi nuklir diproduksi dan dikonsumsi. Reaktor-reaktor ini dirancang untuk menyediakan daya yang andal dengan dampak lingkungan minimal, menjadikannya pilihan menarik untuk lokasi terpencil dan jaringan listrik yang lebih kecil. Meskipun kedua perusahaan beroperasi di sektor nuklir, strategi mereka sangat berbeda. Fokus utama Cameco tetap pada penambangan dan pemrosesan uranium, memanfaatkan infrastruktur yang sudah mapan dan kehadiran pasarnya. Perusahaan ini juga menjajaki kemitraan dan investasi untuk meningkatkan kemampuan produksinya dan mengamankan kontrak jangka panjang. Namun, Oklo bertaruh pada inovasi. Desain reaktor canggihnya masih dalam tahap pengembangan, tetapi potensi manfaatnya sangat besar. Jika berhasil, teknologi Oklo dapat menawarkan alternatif yang lebih aman dan berkelanjutan untuk pembangkit listrik tenaga nuklir tradisional, yang sering menghadapi pengawasan publik dan tantangan regulasi. Investor yang melihat Cameco kemungkinan besar tertarik oleh kondisi keuangan yang stabil dan rekam jejak yang terbukti. Kinerja perusahaan baru-baru ini didukung oleh kondisi pasar yang menguntungkan, dengan harga uranium yang naik karena peningkatan permintaan. Saham Cameco telah mencerminkan pandangan positif ini, dengan analis memprediksi pertumbuhan yang berkelanjutan karena semakin banyak negara berkomitmen pada energi nuklir sebagai bagian dari transisi energi bersih mereka. Di sisi lain, berinvestasi di Oklo secara inheren lebih berisiko karena statusnya sebagai startup dan teknologi yang belum terbukti. Namun, potensi keuntungan bisa signifikan jika reaktor Oklo mendapatkan persetujuan regulasi dan mencapai kesuksesan komersial. Perusahaan ini telah mengamankan kemitraan dan pendanaan dari pemain industri besar, menandakan kepercayaan pada teknologi dan visinya. Pada akhirnya, pilihan antara Cameco dan Oklo bermuara pada toleransi risiko investor dan keyakinan pada masa depan energi nuklir. Cameco menawarkan investasi yang lebih aman dengan operasi yang mapan dan kepemimpinan pasar, sementara Oklo menyajikan peluang bagi mereka yang bersedia merangkul inovasi dan mengambil lebih banyak risiko untuk potensi imbalan yang lebih tinggi. Seiring dunia terus bergulat dengan perubahan iklim dan kebutuhan akan solusi energi bersih, baik Cameco maupun Oklo siap memainkan peran penting di sektor nuklir. Baik melalui penambangan uranium tradisional atau teknologi reaktor inovatif, perusahaan-perusahaan ini berada di garis depan transisi energi, masing-masing berkontribusi dengan cara mereka sendiri menuju masa depan yang lebih berkelanjutan. Catatan Kaki: Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut. Sektor: Top Story, Daily News SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya. Cameco adalah salah satu produsen uranium terbesar secara global, mendapatkan keuntungan dari peningkatan permintaan. . Desain reaktor canggih Oklo dapat merevolusi produksi energi nuklir. .
More
Saham CarMax Anjlok Setelah Laba Meleset Berita

Saham CarMax Anjlok Setelah Laba Meleset

(SeaPRwire) - CarMax, salah satu pengecer mobil bekas terkemuka di Amerika Serikat, mengalami penurunan signifikan pada harga sahamnya menyusul rilis laporan pendapatan kuartalan terbarunya. Perusahaan melaporkan pendapatan yang meleset dari ekspektasi Wall Street, menyebabkan kekhawatiran investor dan aksi jual saham selanjutnya. Kegagalan mencapai target pendapatan ini menyoroti tantangan berkelanjutan di sektor ritel otomotif, khususnya di pasar mobil bekas. Perusahaan, yang terdaftar di Bursa Efek New York sebagai CarMax (NYSE:KMX), telah menghadapi beberapa kendala, termasuk persaingan yang meningkat dan permintaan konsumen yang berfluktuasi. Terlepas dari tantangan ini, CarMax telah berupaya beradaptasi dengan berinvestasi pada platform penjualan digital dan meningkatkan penawaran layanan pelanggannya. Namun, upaya-upaya ini belum sepenuhnya diterjemahkan ke dalam kinerja keuangan yang diharapkan investor. Salah satu alasan utama defisit pendapatan adalah meningkatnya biaya perolehan kendaraan bekas, yang telah menekan margin keuntungan. Selain itu, perusahaan mencatat penurunan jumlah pengunjung ke lokasi fisiknya, karena lebih banyak konsumen beralih ke belanja mobil secara online. Tren ini telah memaksa CarMax untuk mengevaluasi ulang strategi ritelnya agar lebih selaras dengan preferensi pembeli mobil yang terus berkembang. Menanggapi laporan pendapatan tersebut, para analis telah menyesuaikan pandangan mereka terhadap CarMax, dengan beberapa menurunkan peringkat saham karena kekhawatiran akan prospek pertumbuhan di masa depan. Industri ritel otomotif sedang mengalami transformasi, dengan penekanan yang berkembang pada kendaraan listrik dan saluran penjualan digital, yang keduanya membutuhkan investasi besar untuk tetap kompetitif. Meskipun ada tantangan saat ini, CarMax tetap optimis terhadap strategi jangka panjangnya. Perusahaan berfokus pada perluasan kehadiran online dan peningkatan sistem manajemen inventarisnya untuk lebih memenuhi kebutuhan pelanggan. Selain itu, CarMax sedang menjajaki kemitraan dengan perusahaan teknologi untuk meningkatkan kemampuan digitalnya. Ke depan, kemampuan CarMax untuk menavigasi lanskap otomotif yang berubah dengan cepat akan sangat penting. Investor akan memantau dengan cermat langkah-langkah selanjutnya dari perusahaan, terutama dalam hal adopsi teknologi dan ekspansi pasar. Kegagalan mencapai target pendapatan baru-baru ini menjadi panggilan untuk perusahaan agar mengintensifkan upayanya beradaptasi dengan realitas pasar yang baru. Secara keseluruhan, laporan pendapatan terbaru CarMax menggarisbawahi volatilitas dan tantangan yang dihadapi sektor ritel otomotif. Seiring terus berkembangnya industri ini, perusahaan seperti CarMax perlu menyeimbangkan metode penjualan tradisional dengan pendekatan inovatif untuk menarik minat konsumen dan mendorong pertumbuhan. Catatan Kaki: Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut. Sektor: Top Story, Daily News SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya. Saham CarMax turun setelah perusahaan melaporkan pendapatan kuartalan yang lebih lemah dari perkiraan. .
More