Peringkat Minuman Energi Global Pertama di Dunia Tanpa Sengaja Mengungkap Sesuatu yang Jauh Lebih Besar

Apa yang Sebenarnya Ada di Dalam Minuman Energi Anda Tergantung pada Tempat Tinggal Anda

MONTREAL, QC – May 21, 2026 – (SeaPRwire) – Seorang pakar minuman menghabiskan waktu selama enam bulan untuk mengumpulkan dan menilai minuman energi dari seluruh enam benua demi menciptakan peringkat global objektif pertama di kategori ini. Namun, selama proses tersebut, sebuah temuan tak terduga muncul: tergantung pada benuanya, minuman energi adalah produk yang secara mendasar berbeda.

PENGUMPULAN & PENILAIAN DI SELURUH DUNIA

Pat Eckert, seorang profesional minuman asal Jerman yang diakui secara internasional dan sommelier air bersertifikat, menyadari bahwa belum pernah ada orang yang membuat peringkat global yang objektif untuk minuman energi. Hal ini terjadi meskipun minuman energi merupakan salah satu kategori minuman terbesar dan paling banyak dibahas di dunia, sementara sektor mobil, ponsel, anggur (wine), film, dan banyak sektor konsumen lainnya sudah memiliki peringkat dunia yang serius.

Oleh karena itu, selama kurang lebih setengah tahun, ia dan timnya mengumpulkan minuman energi dari seluruh enam benua yang berpenghuni dan menilai setiap produk menggunakan kerangka kerja 36 kriteria profesional yang sama, yang berfokus pada kualitas produk yang dapat diukur, bahan-bahan, transparansi, dan standar formulasi. Produk dengan performa terbaik dikirim untuk pengujian laboratorium dan verifikasi analitis. Ini menjadi Indeks Enam Benua (Six Continents Index) —— yang dirancang untuk menjadi profesional, ketat, dan objektif.

Tujuan awalnya sederhana: untuk mengidentifikasi merek mana yang secara objektif berkinerja terbaik di seluruh dunia.

Namun, selama penilaian, temuan lain muncul hampir secara tidak sengaja: minuman energi sebenarnya bukanlah kategori yang sama di berbagai benua. Wilayah yang berbeda mengikuti filosofi produk yang sangat berbeda —— mulai dari fokus Eropa yang kuat pada pasteurisasi, preferensi Asia terhadap gula asli, hingga ketergantungan berat Amerika Utara pada formulasi buatan, pemanis, dan pengawet.

Oleh karena itu, proyek ini pada akhirnya menjadi peringkat minuman energi global objektif pertama di dunia sekaligus gambaran tentang betapa berbedanya formulasi kategori ini di seluruh dunia.

Temuan yang Mengejutkan

  • Eropa memilih bahan alami. Amerika Selatan memilih bahan buatan.Sebanyak 85,7% minuman energi Eropa dipasteurisasi, dibandingkan dengan 12% di Amerika Utara dan di bawah 1% di Amerika Selatan.
  • Asia masih menggunakan gula asli. Amerika Utara hampir tidak menggunakannya.Di Asia, 78,9% minuman energi menggunakan gula asli. Di Amerika Utara: hanya 8%. Mereka secara efektif meminum produk yang berbeda.
  • Amerika Utara bergantung pada pemanis. Wilayah dunia lainnya sebagian besar tidak.Sebanyak 84% minuman energi Amerika Utara bergantung sepenuhnya pada pemanis buatan. Di Eropa: hanya 4,2%. Di Asia, Australia, Amerika Selatan, dan Afrika: hampir tidak ada.
  • Australia menambahkan vitamin. Amerika Utara menyederhanakan formula.Minuman Australia rata-rata mengandung 4,2 vitamin per produk, dibandingkan dengan hanya 2,9 di Amerika Utara.
  • Aspartam masih digunakan di seluruh dunia, terutama di Afrika.Aspartam (diklasifikasikan oleh WHO/IARC sebagai “berpotensi karsinogenik bagi manusia” (Grup 2B)), digunakan pada 10,5% produk di seluruh dunia, dengan 43% dari produk yang mengandung aspartam tersebut ditemukan di Afrika.
  • Label bebas BPA (BPA-free) hampir tidak terlihat di seluruh dunia.Hanya 1,4% dari sampel global yang secara jelas mencantumkan pelabelan bebas BPA.
  • Amerika Utara —— pasar minuman energi terbesar di dunia berdasarkan pendapatan —— menempati peringkat terakhir secara keseluruhan di antara enam benua.

Eropa melakukan pasteurisasi. Amerika Utara memberikan pemanis buatan. Asia menggunakan gula asli. Australia menambahkan vitamin. Kategori yang sama, tetapi filosofi produk yang sama sekali berbeda.

CATATAN MEREK GLOBAL

Di antara banyak merek yang dinilai di enam benua, dua merek menonjol karena alasan di luar peringkat. Red Bull adalah satu-satunya merek minuman energi yang ditemukan di hampir setiap pasar yang dinilai di seluruh dunia, sementara Lipovitan-D dari Jepang merupakan merek tertua dalam studi ini, yang telah ada di pasar sejak tahun 1962.

PRODUK DENGAN SKOR TERTINGGI

Pada tingkat benua, Eropa mencapai skor keseluruhan tertinggi dalam indeks tersebut. Australia & Oseania menempati peringkat kedua, diikuti oleh Asia di tempat ketiga.

Pada tingkat merek, HELL Energy dari Hungaria mencapai skor keseluruhan tertinggi untuk kualitas produk objektif dalam indeks. Tempat kedua diraih oleh 28 BLACK dari Jerman, diikuti oleh TAKE OFF, yang juga berasal dari Jerman.

TEMUAN LENGKAP

Temuan lebih lanjut, metodologi, dan informasi latar belakang tersedia berdasarkan permintaan di www.sixcontinentsindex.com

TENTANG PROYEK

Indeks Enam Benua dipimpin oleh Pat Eckert dan timnya. Eckert adalah seorang sommelier air bersertifikat asal Jerman dan pakar minuman independen yang karya-karyanya sebelumnya telah dimuat oleh The Guardian, ABC News, The Telegraph, L’Express, Der Spiegel, dan BBC.

Merek yang dinilai tidak diberitahu sebelumnya, tidak mendaftar, dan tidak memiliki keterlibatan apa pun dalam evaluasi. Tidak ada partisipasi berbayar, sponsor, atau pengaruh komersial yang memainkan peran apa pun.

KONTAK MEDIA

Merek: Fine Liquids
Kontak: Pat Eckert
Email: pat@fine-liquids.com
Situs Web: https://sixcontinentsindex.com