Ringkasan Singkat
- Grayscale sedang membicarakan kesepakatan investasi awal (seed) yang melibatkan sekitar 2 juta token HYPE.
- Paket token HYPE tersebut nilainya mendekati $115 juta dalam pengajuan yang diperbarui.
- Dana yang diusulkan diubah namanya menjadi Grayscale Hyperliquid Staking ETF.
- HYPG adalah kode ticker Nasdaq yang direncanakan untuk ETF Hyperliquid.
- Hyper Holdings Global LP terdaftar sebagai calon investor seed potensial.
Grayscale telah memperbarui pengajuan untuk dana perdagangan bursa (ETF) Hyperliquid yang diusulkan, menambahkan rincian potensi investasi awal yang melibatkan sekitar 2 juta token HYPE, bernilai sekitar $115 juta berdasarkan harga pasar terkini.
Produk yang diusulkan, yang kini bernama Grayscale Hyperliquid Staking ETF, akan diperdagangkan di bawah kode ticker Nasdaq HYPG jika disetujui dan diluncurkan. Amandemen tersebut menunjukkan bahwa Grayscale sedang dalam pembicaraan dengan Hyper Holdings Global LP, entitas dengan informasi publik yang terbatas, untuk kemungkinan pembelian saham menggunakan token HYPE.
Pengajuan tersebut menyatakan bahwa pembicaraan ini tidak mengikat. Hyper Holdings Global LP dapat membeli lebih banyak saham, lebih sedikit saham, atau tidak membeli saham sama sekali. Ketentuan dalam pengajuan ini berarti kesepakatan masih dalam tahap negosiasi dan dapat berubah sebelum peluncuran apa pun.
Pembicaraan Investasi Seed Token HYPE Ditambahkan ke Pengajuan
Modal seed biasanya digunakan untuk mencetak saham pertama ETF sebelum perdagangan publik dimulai. Dalam kasus ini, potensi investasi seed akan melibatkan token HYPE alih-alih kontribusi hanya berupa uang tunai.
Menurut isi pengajuan yang dibagikan oleh analis ETF Bloomberg James Seyffart, sponsor Grayscale sedang membicarakan transaksi di mana investor akan memperoleh saham trust melalui peserta yang diotorisasi dengan imbalan sekitar 2 juta token HYPE.
Jadiii, ada yang tahu siapa atau apa itu “Hyper Holdings Global LP” ? https://t.co/oBiX9ENgSC
— James Seyffart (@JSeyff) 28 Mei 2026
Seyffart menarik perhatian pada pengajuan tersebut di media sosial dan mempertanyakan identitas Hyper Holdings Global LP. Detail publik tentang entitas ini masih terbatas, menjadikan calon investor tersebut salah satu pusat perhatian pasar terkait amandemen ini.
Nilai kontribusi token yang diusulkan dilaporkan berkisar antara $113 juta hingga $115 juta, tergantung pada harga HYPE yang digunakan pada saat itu. Jumlah akhir dapat berbeda jika harga HYPE berubah sebelum transaksi selesai dilakukan.
Nama ETF dan Struktur Staking Diperbarui
Pengajuan terbaru ini juga mengubah nama dana yang diusulkan dari Grayscale HYPE ETF menjadi Grayscale Hyperliquid Staking ETF. Penambahan kata “staking” menunjukkan bahwa fitur terkait staking merupakan bagian dari struktur produk yang sedang ditinjau.
Biaya pengelolaan belum diumumkan. Biaya ETF sangat diperhatikan oleh investor karena mempengaruhi pengembalian jangka panjang dan dapat mempengaruhi persaingan di antara produk serupa.
ETF yang diusulkan ini akan memberikan investor eksposur pasar yang teregulasi terhadap HYPE melalui akun pialang tradisional, alih-alih memerlukan penyimpanan token secara langsung. Persetujuan masih akan bergantung pada proses tinjauan regulasi dan ketentuan pengajuan akhir.
Amandemen Grayscale ini datang setelah 21Shares dan Bitwise Investments meluncurkan ETF berbasis HYPE pada awal Mei. Produk-produk tersebut menarik perhatian pasar seiring dengan peningkatan volume perdagangan dan arus masuk dana yang mendukung permintaan untuk eksposur terhadap Hyperliquid.
Minat Institusi Terus Meningkat di Sekitar Hyperliquid
Hyperliquid telah menjadi protokol yang sangat diperhatikan dalam perdagangan futures abadi terdesentralisasi. Grayscale baru-baru ini menggambarkannya sebagai salah satu cerita pertumbuhan terkuat di aset digital, mengutip aktivitas perdagangan yang tinggi dan open interest di seluruh pasarnya.
Perusahaan tersebut menyatakan bahwa Hyperliquid memproses sekitar $2,9 triliun volume futures abadi pada tahun 2025 dan memiliki open interest sekitar $7 miliar. Angka-angka ini telah membantu menempatkan protokol tersebut di antara platform derivatif terdesentralisasi terbesar berdasarkan aktivitas perdagangan.
HYPE juga mencapai rekor tertinggi di atas $60 setelah produk ETF baru memasuki pasar, meskipun token tersebut kemudian mengalami penurunan jangka pendek. Pergerakan harga ini menunjukkan bagaimana peluncuran dana dan akses institusi dapat meningkatkan aktivitas perdagangan sekaligus membuat aset tersebut terpapar volatilitas.
Grayscale juga mengidentifikasi risiko yang terkait dengan Hyperliquid, termasuk volatilitas harga HYPE, set validator yang terkonsentrasi, dan perangkat lunak inti yang tertutup sumbernya. Faktor-faktor ini mungkin tetap menjadi bagian dari tinjauan bagi investor yang mempelajari struktur dana dan protokol yang mendasarinya.
Pengajuan ini tiba di saat Grayscale dilaporkan menunda rencana penawaran umum perdana (IPO) sendiri karena kondisi pasar. Sumber yang mengetahui permasalahan tersebut menyatakan bahwa manajer aset tersebut tidak mungkin memulai kembali persiapan IPO sebelum kuartal keempat paling cepat.
Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.
Sektor: Top Story, Daily News
SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.
